Tim Agus Ridwan Tuding Ada Penggelembungan Suara di Pilkades Cinagara


Loading

B-CHENNEL, CARINGIN – Tim Pemenangan Calon Kepala Desa nomor urut 1 Agus Ridwan menduga adanya praktik pelanggaran secara sistematis dan terstruktur dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Cinagara, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor yang digelar Minggu (28/10/18) kemarin.

Tim pemenangan Yongki menegaskan, praktik pelanggaran ditemukan setelah dilakukan perhitungan suara, dimana dari hasil tersebut terindikasi penggelembungan suara dari paslon lain.

“Pelaksanaan pilkades ini diwarnai adanya dugaan pelanggaran secara sistematis, masif serta terstruktur, sehingga mencederai pesta demokrasi yang seharusnya berlangsung secara jujur adil dan terbuka. Persoalan ini tidak bisa dibiarkan begitu saja, “tegas Yongki, Senin (29/10/18).

Dijelaskannya, penggelembungan suara, terjadi pada selisih antara daftar yang hadir dan suara yang masuk yang dalam hal ini sudah diprediksi pihaknya sejak awal penghitungan.

Selain adanya perbedaan suara, lanjutnya, kejanggalan lainnya juga terjadi pada hasil rapat pleno tentang hak pilih yang berjumlah 5310. Ditambah lagi, adanya orang luar yang bukan warga cinagara datang sebagai pemilih sambil membawa cap, termasuk soal tidak jadinya mengajak saksi ke percetakan serta kurangnya komunikasi dengan BPD.

“Dari awal sudah saya baca ini akan terjadi, faktanya ada warga caringin yang diberi kertas surat suara untuk memilih di pilkades cinagara. Kemudian, waktu malam jum’at saksi katanya akan dibawa ke percetakan ternyata tidak jadi hanya sampai gadog, malah orang sana yang diajak, terus panitia juga selalu pergi sendiri tanpa berkordinasi dengan BPD, ada apa ini,”katanya.

Lebih lanjut Yonki mengatakan, dalam melaksanakan tahapan yang diambil pihak panitia seharusnya dibuatkan berita acara bukan dilakukan sendiri, sebab bisa berdampak pada kerugian pihak lain.

“Maaf saya tidak menuding panitia, tapi realita kejanggalannya seperti sekarang ini ada, makanya saya mohon semua barang bukti untuk diamankan disini. Karena saya melihat ada orang pemilih dari luar yang membawa cap. Padahal, sebelumnya saya pernah melaporkan ke Pjs Desa Cinagara dan pak Camat Caringin supaya mengumumkan jika pemilih dari luar jangan sampai ikut memilih, namun itu terjadi dan buktinya sudah ada, “terang Yongki.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Panitia Pilkades Cinagara, Encep Badru menyebutkan jika pihaknya sendiri sudah melakukan apa yang menjadi kewajibannya.

“Pada saat kemarin ada laporan seperti itu, kami langsung panggil dan mengintruksikan kepada ketua RT agar segera mengambil kertas suaranya. Sementara, mengenai data-data DPS maupun DPT yang kami terima, itu berdasarkan validasi ketua RT, bagitu juga semua surat undangan kami kembalikan sesuai dengan yang ada di RT. Jadi, DPT itu juga awalnya dari ketua RT, “akunya.

Reporter : Agus sudrajat

No comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *