Siaga Corona Diperpanjang, Komisi I DPRD Kota Bogor Minta Pemkot Jamin Ketersediaan Bahan Pokok

IMG 20200318 111136

B-CHANNEL, KOTA BOGOR– Pemerintah Kota Bogor harus segera menyiapkan berbagai strategi dan antisipasi terjaminnya ketersediaan pangan di pasar-pasar rakyat. Sebab saat dinyatakan siaga dan waspada Coronavirus Disaese atau Covid-19 untuk dua pekan saja yakni 16-28 Maret ini, warga masyarakat berbondong-bondong datangi pusat perbelanjaan dan menyetok berbagai kebutuhan bahan pokok.

Pernyataan tersebut dikatakan Sekretaris Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor, Rusli Prihatevy.

Menurut Rusli bukan tanpa sebab, pasalnya ada perpanjangan masa tanggap darurat. Artinya, masyarakat akan banyak menghabiskan waktu di dalam rumah tidak hanya masa tanggap Covid-19, tapi juga berbarengan dengan penyambutan dan pelaksanaan ibadah puasa Ramadhan 1441 Hijriah ini.

Bahkan jika dilihat di kalender, masa tanggap itu pun bisa kemungkinan berakhir setelah sampai idul fitri nya. Tanpa covid-19 aja, setiap jelang puasa warga pasti padati pasar. Gimana ini yang sudah diumumkan pusat, siaga corona di perpanjang hingga 29 Mei,”ujar Rusli, kepada media, Rabu (18/03/20).

Oleh sebab itu, Rusli menegaskan, sudah sepatutnya Pemkot Bogor, mulai dari sekarang mendata dan memastikan ketersediaan stok kebutuhan warga, terutama bahan pokok seperti beras, minyak, terigu dan gula tersedia alias aman keberadaannya.

Rusli mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan komisi II DPRD untuk segera menggelar rapat dengan Perumda Pasar Pakuan Jaya dan semua stakeholder terkait, seperti Bulog, Disperindag dan Kadin untuk membahas hal ini.

Ia juga akan melakukan pengecekan dan memastikan kebutuhan stok kebutuhan masyarakat aman di pasar.

Kita akan coba bahas dengan dewan lain terutama tiap komisi DPRD, agar pembahasan bisa menyeluruh dan masing-masing komisi bisa bekerjasama memberikan pendapat dan solusi terbaik bagi warga Kota Bogor,”ujarnya.

Ia berharap ditengah pandemik Covid-19, warga masyarakat Kota Bogor harus juga merasa aman dan nyaman dalam menjalankan ibadah puasa nanti, tanpa harus memiliki kekhawatiran yang berlebihan saat ini.

Kita kan wakil rakyat, jadi apa yang bakal atau menjadi kebutuhan rakyat, harus kita siapkan dari sekarang. Tinggal gimana nanti eksekutif mendorong atau merealisasikannya,” tandas Rusli. (Er/bc)

No comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *