Sedih, Hidup Sebatang Kara di Gubuk Reot, Nenek Renta Ini Tidak Dapat Jatah Rastra

IMG 20190314 WA0044

B-CHANNEL, CIJERUK – Bantuan sosial Beras Rasta dari pemerintah, rupanya belum dapat dirasakan sebagian masyarakat di pelosok desa, terlebih masyarakat miskin. Terbukti, seorang warga miskin asal Desa Cipicung, Kecamatan Cjeruk, Kabupaten Bogor mengakui hingga saat ini belum mendapatkan jatah Bansos Rastra tersebut.

Adalah Munah (85) seorang nenek rentra warga Kampung Kawini RT 03 RW 06 Desa Cipicung ini, belum menerima jatah bansos rastra dari pemerintah, lantaran namanya tidak terdaftar dalam daftar penerima yang diusulkan aparatur desa.

Padahal, kehidupan nenek janda miskin ini dalam kesehariannya sangat memprihatikan. Ia hidup sebatang kara dan tinggal digubuk reot.

“Iya, sampai saat ini saya belum menerima bantuan rastra, baik dari Desa maupun Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor,”ungkapnya saat ditemui dikediamannya, Kamis (14/3/19).

Ia menuturkan untuk memenuhi makan sehari-hari hanya bisa menunggu dan berharap belas kasih dari tetangga dan saudaranya.

Bahkan, tak jarang nenek yang sudah ditinggal suaminya selama 20 tahun ini tidak makan karena tidak ada bahan makanan yang bisa dimasak.

“KTP dan KK saya punya, tapi ga tau bisa tidak dapat bantuan rastra. Sedih memang kalau melihat warga lain mendapat bantuan beras rastra, sementara saya tidak, tapi mau giman lagi mungkin belum rejekinya, “ucap Munah.

Kelima anak Munah sendiri, tidak tinggal serumah bersamanya, mereka terpisah jauh. Kondisi ekonominya juga sama tergolong keluarga tidak mampu.

Reporter : Agus Sudrajat/Navin

No comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *