Pungli Sertifikat ProNa 1,5 Juta Dibantah, Kades: Itu Tidak Benar


B-CHANNEL, BOGOR– Kepala Desa Warung Menteng, Kecamatan Cijeruk Kabupaten Bogor Maman Fatullah membantah adanya pungutan liar (Pungli) dalam proses sertifikasi pengurusan sertifikat tanah sebesar 1,5 juta rupiah kepada warga penerima manfaat program ProNa dalam hal ini Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Bahkan Maman mengaku terkejut atas beredarnya kabar Pungli tersebut. Menurut dia, adanya pengakuan warga yang diminta 1,5 juta oleh petugas pelaksana ProNa itu tidak benar.

Saya klarifikasi adanya berita dugaan pungli PTSL, kalau dalam pengurusan sertifikat tanah diminta 1,5 juta pungutan itu tidak benar,” kata Maman, kepada media, Rabu (15/01/20).

Diakui Maman, pada proses pengurusan pembuatan sertifikat warga dengan program PTSL dilakukan oleh perangkat desa.

Saya tidak pernah mengeluarkan intruksi untuk melakukan pemungutan. Meski biaya program PTSL tidak semuanya ditanggung pemerintah. Kemungkinan RT meminta untuk melengkapi kekurangan persyaratan berkas pengajuan. Karena ada hal seperti pengurusan PBB dan lainya itu tidak ditanggung pemerintah,”tegasnya.

Sementara terkait hal tersebut, Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Cijeruk, Iwan mengaku belum mengetahui adanya rumor pungli program PTSL.

Sekcam menjelaskan, untuk Program Nasional (ProNa) berbeda dengan program PTSL.

Jadi untuk anggaran program PTSL tidak sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah. Kadang yang diatur oleh program PTSL tidak seperti Prona. Yang ditanggung oleh pemerintah itu mulai dari pintu kantor BPN. Nah, tapi jika status tanah dalam pengurusan akta tanah atau mengurus hak waris, itu pemerintah tidak membiayayai, “tandasnya.

Sebelumnya, warga Kampung Maseng RT 01,RW 08, Desa Warung Menteng mengaku dipungut 1,5 juta oleh oknum pelaksana ProNa untuk pengurusan sertifikat tanah tahun 2018. Bahkan, biayai untuk pengurusan sudah disetor ke oknum pelaksana, namun sertifikat tak kunjung ia terima.

Reporter: Risky

Bogor Raya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *