B-CHANNEL, KOTA BOGOR– Sepanjang Jalan Jempol kawasan Bogor Nirwana Residance (BNR), Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan, kini diubah sebagai sentral penjualan tanaman hias berbagai jenis. Para pelakunya merupakan warga pribumi asli Mulyaharja.
Ada sekitar 100 orang pelaku usaha berjejer menjajakan lapak dagangan tanaman hiasnya disana. Mereka merupakan warga yang ada di tiga RW, yakni RW 04, 05 dan 06.
Keberadaan para pelaku usaha tanaman hias tak luput adanya peran pengurus warga di Kampung Jempol RW 04, dibantu para pengurus tingkat RT dan LPM juga Ketua Karang Taruna Bogor Selatan, sebagai penggagas. Hal itu bertujuan untuk memulihkan perekonomian warga sekitar ditengah pahitnya roda perekonomian pandemi berlangsung.
Tanaman hias mereka pilih sebagai ladang rupiah, karena saat ini tengah ramai dan booming dipasaran, baik kota maupun perkampungan, mulai dari pelaku usaha tingkat bawah maupun atas.
Ketua RW 04 Eman mengaku, pihaknya mendorong warganya untuk berwirausaha dengan cara berjualan tanaman hias yang saat ini sedang populer. Disamping merangkul banyaknya warga kerja serabutan bahkan sekalipun tidak bekerja karena dampak pandemi covid-19.
“Intinya saya merangkul, mengajak, bagaimana warga saya bisa bekerja dengan berjualan tanam hias. Ini sangat membantu perekonomian mereka. Ada puluhan lapak dagangan saat ini yang sudah dibangun warga dengan kios sederhana semi permanen,”kata Eman, Rabu (06/01/21).
Eman mengatakan, bangunan lapak kios semi permanen berdiri diatas lahan milik PT di BNR untuk dijadikan lokasi berjualan tanaman hias, dikelola oleh warga Mulyaharja.
“Kita manfaatkan lahan garapan warga milik PT BNR. Dan ini baru dimulai, belum semuanya ditempati, namun nantinya sepanjang jalan jempol akan di padati para penjual tanaman hias baik kanan maupun kiri ruas jalan jempol. Para pengelolanya warga Mulyaharja termasuk para RT ada disana, “ujarnya.
Kendati tujuannya baik, guna memulihkan perekonomian warga, namun sayang pengurus setempat tidak melakukan komunikasi dan koordinasi dengan aparatur wilayah, dalam hal ini pihak kelurahan, juga kecamatan setempat.
Menyikapi keberadaan lapak dagangan tanaman hias, pihak Kelurahan Mulyaharja didampingi Babinsa langsung melakukan pertemuan dengan memanggil Ketua RW dan LPM. Selain pihak pengelola Minaque Home Nature ikut dalam pertemuan dalam rangka koordinasi. Dimana Minaqu Home Nature berada di kawasan yang sama yakni BNR. Minaqu Home Nature adalah sentral penjualan tanaman hias yang sebelumnya diresmikan oleh pemerintah kota milik Ade Wardhana.
Pertemuan dilakukan atas intruksi Camat Bogor Selatan, Hidayatulloh tersebut, bertujuan mencari solusi, agar para pelaku usaha tanaman hias baik yang sudah ada maupun yang baru memulai untuk bersama-sama saling mendorong dan mendukung satu sama lain, agar wilayah dan aktivitas tetap kondusifitas.
Lurah Mulyaharja Indra mengatakan, akan dilakukan inventalisir terkait keberadaan warga yang berjualan tanaman hias agar tidak menjual tanaman hias dengan harga murah.
“Jadi harus di seimbangkan harga nya seperti di Minaqu Home Nature. Yang berjualan di sentral tanaman hias RW 04 itu merupakan warga Mulyaharja dan warga sudah mendapatkan izin berjualan secara lisan dari pihak PT di BNR dan lokasi kios tidak pemanen. Terpenting koordinator pedagang tanaman hias mau bekerjasama dan bersama-sama saling mendukung para pelaku usaha dengan tujuan pemulihan ekonomi,”jelas Lurah.
Sementara ditemui media, CEO Minaqu Home Nature, Ade Wardhana mengatakan, dengan adanya warga sekitar Kelurahan Mulyaharja membuka aktifitas penjualan tanaman hias, berarti ada satu pertumbuhan ekonomi di masyarakat.
“Kami mengapresiasi dan tinggal diarahkan pembinaan oleh pemerintah setempat. Kedepannya, kami juga akan memberikan bibit tanaman supaya warga Mulyaharja menjadi penyuplai tanaman hias. Warga Mulyaharja bisa dibuat lab kultur jaringan untuk tanaman hias,” ujarnya.
Ade berharap, kampung kampung di Mulyaharja kedepan menjadi hinterline penyumplai tanaman hias.
“Saya berharap warga jadi penyumpal tanaman, karena untuk sentral penjualan tanaman hias juga sudah ada di Minaqu Home Nature di Jungle Fest. Jadi mari kita berkolaborasi dan bekerjasama dalam upaya memulihkan perekonomian,” jelasnya.
Reporter: Erry Novriansyah




No comment