Tunda Dua Agenda Penting Disituasi Genting, Golkar Kota Bogor Lakukan ‘Shutdown’

0
17

B-CHANNEL, KOTA BOGOR– Tingginya jumlah warga yang positif terpapar Covid-19 di Kota Bogor dalam dua hari terakhir ini membuat jajaran pengurus DPD Partai Golkar Kota Bogor lantas menekan tombol ‘Shutdown’ untuk semua agenda kepartaiannya.

Menurut Ketua DPD Golkar Kota Bogor M. Rusli Prihatevy, SE. kebijakan ‘shutdown’ dilakukan agar penyebaran virus corona di Kota Hujan tidak semakin meluas.

“Shutdown Ini merupakan dukungan nyata golkar kepada Pemkot supaya mampu melewati situasi genting sesegera mungkin. Ada dua agenda (internal,red) penting yang seharusnya kami laksanakan dalam waktu dekat. Namun, melihat situasi saat ini yang begitu genting, maka kami pending semua kegiatan,” tegas Rusli.

Dua agenda penting yang seharusnya diselenggarakan partai Golkar, lanjut Rusli di antaranya rapat pleno diperluas dan Musda Al Hidayah. Rusli menjabarkan, agenda Rapat Pleno Diperluas semestinya berlangsung Ahad (20/06/21) besok.

Forum yang akan dihadiri pengurus DPD dan Pengurus Kecamatan (PK) tergolong penting dilaksanakan karena menjadi momen penentu penyelenggaraan Musyawarah Kelurahan dan Pokar (Tingkat RW)

“Setelah mendapat masukan dari banyak pihak khususnya Ketua Dewan Pertimbangan, saya sepakat jika pelaksanaan rapat pleno ditunda,” jelas politikus yang saat ini juga menjabat sebagai Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor itu.

Sementara, Ketua Dewan Pertimbangan DPD Partai Golkar Kota Bogor, Tauhid J Tagor menambahkan, penambahan jumlah pasien positif Covid-19 dalam dua hari ini seharusnya mendapat perhatian serius dari semua pihak. Tak terkecuali para pengurus partai lainnya.

“Untuk penundaan Musda Al Hidayah, itu mereka sendiri yang memutuskan. Ini yang membuat kami bangga bahwa mereka ternyata lebih mengedepankan kepentingan masyarakat luas ketimbang golongannya. Saya sangat mengapresiasi ini,” tegas Tagor.

Dari jadwal yang ada, Musda Al Hidayah sudah terjadwalkan pelaksanaannya pada Senin (21/06/21) nanti. Kendati pengurus organisasi sayap partai golkar ini telah mengeluarkan uang muka untuk sewa tempat, Tagor menyatakan, hal itu tetap tidak menjadi persoalan.

Terkait kegiatan kesekretariatan partai, jelas Tagor, sementara ini Partai Golkar Kota Bogor telah menutup kantornya yang berada di Jalan Cikuray, Kel Babakan, Bogor Tengah.

“Pelaksanaan kesekretariatan akan tetap berlangsung secara daring. Jadi sama shutdown bukan berarti roda organisasi partai berhenti. Tidak begitu,” paparnya.

Sebagaimana diketahui, Kamis (17/06/21) lalu, Wali Kota Bogor Bima Arya menyebut jumlah positif Covid-19 di Kota Bogor bertambah menjadi 204 kasus.

Sedangkan Jumat (18/06/21) penambahan pasien masih tinggi mencapai 204 kasus. Angka ini juga disebut sebagai angka tertinggi selama pandemi dan Kota Bogor masuk dalam kondisi genting.

“Warga Kota Bogor tercinta, situasi Kota Bogor dalam hal covid ini genting dan harus kita sikapi dengan serius. Oleh karena itu kita melakukan beberapa langkah berdasarkan data yang ada,” kata Bima Arya.

“Data menunjukkan bahwa angka ketersediaan tempat tidur berada di angka 60 persen, sudah diambang batas. Minggu lalu masih di bawah 20 persen. Yang kedua, hari ini dilaporkan ada 204 kasus positif, ini tertinggi selama pandemi, sebelumnya angka tertinggi di angka 180-an di bulan Februari lalu,” tambah Bima. (**)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here