B-CHANNEL, CIAWI– Paska malam takbiran menjelang satu hari Perayaan Iedul Fitri 1443 Hijriah, jalur nasional, tepatnya di sepanjang Jalan Raya Ciawi, Gerbang menuju kawasan Puncak, Kabupaten Bogor terlihat kumuh. Sebab, terpantau banyaknya sampah berserakan, bekas para pedagang kaki lima dadakan.
Hingga memasuki hari pertama lebaran idul fitri, sejak pagi disekitar area nampak tidak indah dipandang, karena kumuh dan menyisakan tumpukan sampah plastik dan sejenisnya. Sampaj berserakah hingga menutupi dirinase trotoar mulai Pasar Ciawi Samapi RSUD Ciawi.
Dengan adanya kondisi tersebut, Aktivis komunitas penggiat peduli lingkungan Kabupaten Bogor Maman Rasidi buka suara.
Ia mengaku prihatin melihat kawasan pedestrian kawasan jalur Ciawi hingga RSUD kumuh karena banyaknya sampah.
“Ya, Tadi siang saya liat sepanjang Jalur Ciawi jadi kumuh, kotor bahkan ada semacam pembiaran didalamnya. Memang sudah menjadi tradisi setiap tahunnya di jalur tersebut mulai dari Pasar Ciawi hingga depan RSUD disulap menjadi pasar dadakan para PKL menjual berbagai macam pernak-pernik keperluan untuk berlebaran. Namun Kegiatan pasar dadakan tersebut ditutup seharusnya dilakukan pembersihan oleh para pedagang atau siapapun yang bertanggung jawab yang telah mengurus atau memberikan ijin kegiatan pasar tersebut,”ungkap Maman.
Kondisi ini terjadi dari tahun ke tahun, dimana pasca penutupan pasar, banyak tumpukan-tumpukan sampah yang di biarkan begitu saja terlebih diarea itu banyak sampah plastik. Ia berharap, pemerintah baik Desa maupun Kecamatan atau para pemangku kepentingan terkait yang memiliki kewenangan dan perijinan, agar bukan hanya sekedar memberikan ijin semata namun juga harus memaksa bahkan memberikan himbauan kepada setiap pedagang untuk lebih memperhatikan serta peduli dengan lingkungan dimana mereka mencari rejeki.
“Bila perlu kawal secara khusus, guna memastikan agar mereka patuh dan taat terhadap pemerintahan setempat. Selain itu juga tetap menjaga kelestarian dan keindahan wilayah Ciawi ini,”tandas Maman.
Sementara dikonfirmasi Camat Ciawi, Sutisna, terkait perizinan bagi para pelaku, ia mengaku tidak ada izin. Kendati begitu sebelumnya telah diebrika
peringatan, bahwa tidak diperbolehkan berjualan di area kawasan jalur Ciawi.
Lanjut Camat, soal banyaknya sampah paska pedagang dadakan, pihaknya akan melakukan pembersihan.
“Besok sudah kita benahi, kita bersihkan,”singkatnya.
Reporter: Risky




No comment