Peduli Pendidikan Ditengah Pandemi, JKL dan Merbel Diresmikan

0
30

B-CHANNEL, KOTA BOGOR– Wali Kota Bogor  Bima Arya meresmikan Yayasan Jendela Kemanusiaan Lestari (JKL) bentukan para alumni Universitas Pertanian Bogor angkatan 31. Dalam kesempatan itu, orang nomor satu di Kota Hujan ini juga melakukan soft launching Kampoeng Merdeka Belajar (Merbel), yang mana program JKL ini merupakan salah satu program unggulan di bidang pendidikan dengan pilot project pertama yang dibangun di Kampung Kebun Manggis.

“Ya dengan adanya JKL di Kampung Manggis tentu akan menjadi satu contoh bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama alumni IPB dan warga akan bersama-sama untuk merapatkan barisan demi meringankan beban warga yang berat, diringankan serta dimudahkan,” kata Bima Arya, Minggu (16/08/20).

“Dan dimasa pandemi ini, anak-anak Kampung Manggis harus terus belajar, harus terus mengejar cita-cita, jangan ada yang boleh putus sekolah. Saya seringkali mendapatkan keluhan tidak adanya akses Wifi dan tidak punya laptop. Walaupun ada HP itupun dibagi sama kakaknya, dan walaupun ada HP tapi kuotanya tidak ada. Karena itu saya bilang, pemerintah tidak boleh diam, APBD kita, anggaran kita adalah uang rakyat dan harus kembali lagi ke rakyat. Makanya saya perintahkan Kominfo untuk memastikan akses Wifi itu harus merata di seluruh Kota Bogor,” tambah Bima.

Sementara, koordinator Humas JKL, Dewi Yufriati, menjelaskan, salah satu program unggulan yang diresmikan Walikota Bogor itu untuk mewujudkan keadilan bagi siswa dan siswi prasejahtera.

“Program yang berhasil kami wujudkan ini adalah kolaborasi antara JKL dengan instansi pemerintah dan juga pihak swasta. Oleh karena itu, untuk mempermudah siswa dan siswi dalam proses belajar daring, kami memberikan 25 laptop yang terdiri dari 10 unit laptop untuk Kampoeng Merbel dan 15 unit laptop untuk siswa-siswi prasejahtera. Pada kesempatan ini juga, kami selaku fasilitator juga memberikan bea siswa untuk anak yatim dari komunitas 31 dan siswa-siswi prasejahtera,” kata Dewi.

“Kami yang juga bekerjasama dengan Perum Bulog, pada kesempatan ini juga menyalurkan 200 paket sembako kepada masyarakat yang terdampak covid-19 dan donasi 1000 masker dari PT Zoom Infotek Telesindo,” tuturnya.

Salah satu program JKL yang berhasil diwujudkan untuk mempermudah proses belajar online (daring) juga mendapatkan apresiasi dari Camat Bogor Tengah, Abdul Wahid.

Menurutnya, dengan adanya penyediaan fasilitas laptop dan jaringan yang disediakan oleh JKL, tentu sangat membantu terutama bagi siswa dan siswi yang berasal dari keluarga tidak mampu.

“Ini sangat sangat membantu. Fasilitas itu nantinya akan digunakan untuk belajar online oleh siswa dan siswi SD, SMP hingga SMA. Soal teknis, nanti teman-teman JKL akan memberikan pelatihan dan membimbing terkait dengan proses pelaksanaan daringnya,” pungkasnya.

Reporter: Erry Novriansyah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here