Ketua DPRD Atang Trisnanto : PTM Terbatas Harus Matang dan Maksimal 

0
10

B-CHANNEL, KOTA BOGOR–  Diskusi Panel dalam rangka HUT ke-76 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) digelar. Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto berkesempatan hadir dalam acara tersebut.

Acara bertajuk ‘Pentingnya Pendampingan Psikologis dalam Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas pada Era Normal Baru’, dilaksanakan di Executive Lounge RSJMM Heritage Golf Field, kemarin. Dibuka oleh Walikota Bogor Bima Arya

Atang hadir sebagai narasumber. Pada kesempatan, politisi PKS itu memaparkan soal PTM Terbatas. Menurutnya, PTS terbatas merupakan salah satu hal yang sangat dinantikan oleh siswa-siswi.

Karena hampir dua tahun, anak-anak kehilangan momen bercengkerama dengan teman-teman sekolah dan gurunya. Selama itu pula mereka lebih banyak berinteraksi dengan gadget.

Sehingga penting untuk menjaga psikologis anak agar bisa menjalani PTM Terbatas secara maksimal.

“Kan sudah hampir dua tahun tidak masuk ke sekolah, kemudian mereka merasakan kehilangan ketika tidak bertemu gurunya, teman-temannya. Maka ketika masa itu tiba, tentu pelaksanaannya harus maksimal dan matang agar anak-anak terimpresi dengan baik,” ujar Atang.

Sebagai orang tua yang memiliki empat orang anak, Atang mengaku merasakan momen dimana anak-anaknya merasa sangat antusias menyambut PTM Terbatas.

Hanya saja, Atang menilai terdapat perbedaan respon psikologis diantara anaknya yang duduk di bangku SMA, SMP dan SD dalam menyambut PTM Terbatas.

“Sehingga memang perlu penanganan dan perlakuan yang berbeda terhadap anak-anak tergantung jenjang pendidikannya,. Pendampingan psikologis dan relasi sosial ini penting, apalagi pendidikan ke depan perlu memperkuat pembinaan jiwa kepribadian anak didik”, ungkap Atang.

Atang menilai PTM Terbatas menjadi momentum untuk menggapai Indonesia Emas 2045. Meski pandemi Covid-19 menjadi akar masalah sektor pendidikan saat ini, namun ia yakin setiap masalah pasti ada solusinya.

“Maka, apabila kita ingin Indonesia emas 2045 benar-benar terjadi, maka PTM saat ini menjadi milestone pendidikan calon pemimpin masa depan. Ada hikmah dari pandemi. Semoga pendidikan ke depan jauh lebih baik dengan sinergi dan kolaborasi,” tegasnya. (ER/BC)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here