Jelang PTM, PGM Jabar Minta Pastikan Vaksinasi Guru

0
18

B-CHANNEL, BANDUNG– Ketua Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia Provinsi Jawa Barat, Hasbulloh menyatakan kesiapan para guru madrasah di Jawa Barat jelang pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas di lingkungan madrasah, pesantren dan Lembaga Pendidikan Keagamaan Islam.

Hasbulloh menuturkan tengah memantau dan berkoordinasi agar para guru madrasah dapat mengantisipasi agar pembelajaran berjalan lancar. Karenanya dalam waktu dekat, satu-satunya wadah resmi guru madrasah di bawah naungan Kemenag ini segera menggelar webinar untuk menyamakan persepsi dan mengkaji pelaksanaan PTM di kota/kabupaten seluruh Jawa Barat.

“PGM Indonesia merupakan satu-satunya organisasi resmi bagi guru madrasah di lingkungan Kemenag. Karenanya, PGM penting untuk melakukan pemantauan, mengkaji dan menyamakan persepsi agar guru berhasil menjalankan PTM sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Hasbulloh, Selasa (28/09/21).

Ia juga menyebut, guru madrasah harus sudah melengkapi dosis vaksin. Karenanya, ia meminta agar wilayah memperhatikan dan mempercepat proses vaksinasi.

“Insya Allah kami siap. Kami sedang pantau agar madrasah bersinergi dengan Satgas Covid-19 dan pemangku kepentingan lain di daerah masing-masing. Guru harus dipastikan dulu mendapat vaksinasi lengkap,” tanggapnya.

Sebelumnya, Ditjen Pendidikan Islam (Pendis) Kementerian Agama telah menerbitkan surat edaran tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Pada Madrasah (RA, MI, MTs, dan MA/MAK), Pesantren, dan Lembaga Pendidikan Keagamaan Islam Pada Masa PPKM Covid-19.

Dirjen Pendis M Ali Ramdhani mengatakan, edaran yang terbit per 30 Agustus 2021 ini mengatur panduan penyelenggaraan pembelajaran madrasah, pesantren, serta Lembaga Pendidikan Keagamaan Islam berasrama dan tidak berasrama pada masa PPKM Covid-19.

“Secara umum, pelaksanaan PTM terbatas Tahun Pelajaran 2021/2022 harus memperhatikan kebijakan pemerintah tentang PPKM dan mengacu pada ketentuan dalam SKB Empat Menteri,” tegas Ali Ramdhani di Jakarta, Jumat (03/09/21) lalu.

Mengacu pada ketentuan dalam SKB Empat Menteri, dalam pelaksanaan PTM, madrasah, pesantren, serta Lembaga Pendidikan Keagamaan Islam berasrama maupun tidak berasrama, harus berkoordinasi dengan Satuan Tugas COVID-19 daerah dan fasilitas pelayanan kesehatan atau dinas kesehatan setempat.

Kepala Madrasah, Guru, dan Peserta Didik RA dan Madrasah pun harus mengisi daftar periksa kesiapan PTM terbatas melalui laman https://siapbelajar.kemenag.go.id sejumlah persyaratan untuk menyiapkan PTM juga dapat diakses di laman tersebut.

Hasbulloh juga mengingatkan, para guru madrasah di wilayah Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1 sampai 3 yang akan menghadapi PTM, harus proaktif untuk menyelesaikan program vaksinasi Covid-19.

“Semua pihak harus menjamin para guru madrasah berada dalam kondisi ‘herd immunity’ sesuai target. Meskipun rata-rata dari guru madrasah di Jawa Barat sudah melakukan vaksinasi. Tapi saya berharap daerah bisa memantau dan memastikan,” tegas Hasbulloh.

Hasbulloh juga menilai, semua pihak harus bekerjasama mengingat wilayah mobilisasi guru madrasah atau para siswa mungkin saja harus melintasi zona yang masih berkasus tinggi. Karenanya diperlukan tindakan dan kebijakan agar tetap membatasi interaksi antar zona yang statusnya berlawanan.

“Kalau ada zona hijau harus melintasi zona merah, itu mungkin saja. Karenanya peranan daerah dan pemangku kepentingan harus benar-benar cermat untuk memastikan agar guru madrasah dan siswa aman, tanpa menimbulkan kasus baru atau bahkan kluster baru,” ujar Hasbulloh, mengingatkan.

Berdasarkan data EMIS Kementerisn Agama (Kemenag), saat ini ada 52 persen guru RA dan madrasah yang sudah divaksin.

“Vaksinasi untuk guru RA dan madrasah terus berjalan. Ada 395.592 guru yang sudah divaksin atau 52 persen. Sedang 371.130 guru atau 48 persen lainnya masih menunggu giliran,” terang Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag Muhammad Ali Ramdhani, dikutip dari laman resmi Kemenag, Senin (30/08/21).

Karenanya, Hasbulloh dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PGM Kota dan Kabupaten yang ada di Jawa Barat, kini tengah memantau ulang dan terus memastikan ketahanan kesehatan bagi para guru madrasah yang siap melaksanakan PTM. (**)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here