Ini Alasan Disdik Belum Menerapkan PTM 100 Persen di Kota Bogor

0
10

B-CHANNEL, KOTA BOGOR– Kota Bogor belum akan menerapkan Pembela­jaran Tatap Muka (PTM) 100 persen. Meskipun ada in­struksi dari pemerintah pu­sat kaitan pelaksanaan PTM 100 persen, Kota Bogor justru ditetapkan berstatus Pem­berlakuan Pembatasan Ke­giatan Masyarakat (PPKM) Level 2 sebagai antisipasi penyebaran varian Covid-19 Omicron.

Tak hanya itu, PTM 100 per­sen juga baru bisa dilaksana­kan jika daerah tertentu sudah melakukan vaksinasi kepada semua tenaga pendidik di sekolah-sekolah. Padahal, masih ada sekitar 10 persen lagi kekurangan capaian vaksinasi di Kota Bogor. Hal itu dikemukakan Sekretaris Dinas Pendidikan (Sekdis) Kota Bogor, Dani Rahadian.

Menurutnya, PTM 100 per­sen memungkinkan dilaks­anakan dengan catatan te­naga pendidik sudah divak­sin semua. Saat ini pihaknya tengah mengumpulkan bukti sertifikat vaksin dari tenaga pendidik di sekolah-sekolah. Tujuannya untuk menyisir tenaga pendidik yang belum disuntik vaksin dengan alasan nonmedis.

“Disdik berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) akan menjadwal ulang vaksinasi tenaga pen­didik yang sekarang sekarang sudah mencapai 94 persen,” katanya, Senin (10/01/22).

Apala­gi, ia menegaskan bahwa vaksinasi bagi tenaga pendi­dik wajib 100 persen. Sebab jika ada tenaga pendidik yang ogah divaksin namun bukan karena alasan medis, maka akan terkena sanksi sesuai Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri.

Dani pun mengimbau tenaga pendidik yang belum divaksin segera melakukan­nya.

“Kita juga kejar target untuk vaksinasi anak-anak bisa dipercepat,” tegasnya.

Sementara itu, vaksinasi anak untuk tingkat Sekolah Dasar di Kota Bogor sampai saat ini masih terus digencarkan di sejum­lah sentra vaksin yang terse­bar di sekolah serta sentra lainnya. Pemkot Bogor me­nargetkan program vaksi­nasi anak bisa mencapai 60 persen pada akhir Januari 2022.

“Kita upayakan maksimal­kan di atas 60 persen. Stra­teginya, kita membuka sentra-sentra vaksin dan kerja sama dengan sekolah-sekolah. Kita juga meminta Gugus Tugas RW Siaga untuk mem­bantu percepatan vaksinasi anak,” tandasnya. (ER/BC)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here