Perangi Narkoba Lewat Smash On Drugs Womens Double Tennis National Championship

0
20

B-CHANNEL, CIGOMBONG– Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia menggelar kejuaraan tenis meja ‘Smash On Drugs’ Womens Double Tennis National Championship 2021 sekaligus memperingati HUT Korpri ke 50 di GOR Rehabilitasi BNN, Rabu (01/12/21).

Kejuaraan yang digelar tersebut turut diikuti oleh atlet-atlet nasional tenis meja perempuan serta internal Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia.

Kepala BNN RI Komisaris Jenderal Polisi Dr. Drs. Petrus Reinhard Golose, M.M., mengatakan bahwa kegiatan yang digelar ini sebagai ajang menggiatkan olahraga sekaligus untuk memerangi narkotika.

“Pertama menggiatkan olahraga. Kedua kita dalam rangka War on Drugs memerangi narkotika kita adakan Smash on Drugs. Bagaimana atlet-atlet terbaik di tenis meja bisa menjadi duta dalam perang melawan narkotika,” ujarnya kepada wartawan.

Sehingga, kegiatan ini sangat penting dilakukan khususnya pada perempuan-perempuan dan generasi muda.

“Saya bersama duta-duta besar di asia tenggara melakukan brainstorming. Ternyata banyak perempuan indonesia dijadikan kurir narkotika di negara asing. Berdasarkan hasil penelitian, sebanyak 0,2 % atau setara 247 ribu Jenis kelamin perempuan terlibat dalam narkotika. Perempuan juga sering menjadi isu feminis penyalahgunaan narkotika,” tambahnya.

Selain daripada itu, kegiatan ini bisa menjadi pesan kepada para pengedar narkotika yang masih beredar.

Menurutnya, lewat kegiatan ini pihaknya bersikap tegas akan terus mengelaminir peredaran narkotika.

“Harus diketahui, Indonesia merupakan pangsa utama perederan gelap narkotika. Hal ini memberikan dampak yang luas pada kita jika kita tidak berjaga. Ini merupakan tanggung jawab BNN dan masyarakat indonesia. Lewat kegiatan ini bisa mereduce pesan kepada bandar-bandar narkotika. BNN tidak main-main kegiatan terus dalam mengelaminir peredaran narkotika,” jelasnya.

Adapun beliau menjelaskan, kegiatan yang diisi dengan olahraga tenis meja ini, pihaknya menjelaskan bahwa olahraga bisa memberikan dampak positif.

“Olahraga aktifitas fisik yang dapat mengurangi terpapar narkoba serta membentuk kepribadian yang tangguh. Serta memberikan pergaulan positif,” tambahnya.

Ia pun berharap lewat kejuaraan ini, nantinya atlet-atlet yang mengikuti kejuaraan saat ini suatu waktu bisa mewakili dunia dalam kejuaraan tenis meja.

“Prestasi Indonesia tak hanya didominasi oleh atlet laki-laki. Saya melihat ini suatu waktu diantara atlet-atlet ini akan menjadi juara dunia. Saya sangat mengapresiasi atlet tenis meja yang didukung juga BNNP masing-masing. Kejuaraan ini saya minta prokes khusunya memerangi narkoba,” tandasnya.

Reporter: Risky

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here