Pengurus KONI Resmi Dilantik, Bima Arya Minta Tiga Point Ini Tercapai

0
140

B-CHANNEL, KOTA BOGOR– Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bogor masa bakti 2020-2024 resmi dilantik. Hadir dalam pelantikan pengurus KONI Kota dan Kabupaten juga Jawa Barat. Selain hadir juga Wali Kota Bogor Bima Arya, Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim, Sekretaris Daerah Kota Bogor Syarifah Sofiah.

Pada kesempatan, Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, ada tiga point secara kongkrit menjadi agenda untuk dicapai oleh pengurus KONI Kota Bogor.

“Pertama harus tiga besar di Porda, yang ke dua bersama – sama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) mewujudkan kampung atlit di Kayu Manis. Dan yang ketiga adalah bersama sama Pemerintah Kota Bogor mendorong Bogor sebagai kota wisata olahraga sporturizem,”kata Bima, di GOR Pajajaean, Kota Bogor, Minggu (15/11/20).

Bima Arya minta KONI Kota Bogor menjadi bagian dari itu, karena tagline nya adalah prestasi untuk kehidupan.

“Jadi bukan hanya berkompetisi di Porda tatapi olahraga ini harus menunjang PAD pendapatan dan kesejahteraan,” ujarnya.

Bima melanjutkan, untuk kesejahteraan atlet Kota Bogor kedepannya, dirinya tidak hanya akan menyalurkan atlet-atlet ke tempat-tempat pekerjaan kantor tetapi bagaimana memberikan ruang bagi atlet untuk berkarya di banyak tempat. Bisa menjadi enterpreneur, wirausaha, aktif di komunitas dan tidak semua harus di BUMD atau perusahaan.

“Kami coba kolaborasi dengan KONI Kota Bogor untuk membina atlet-atlet ini. Mereka juga punya cita-citanya masing-masing belum tentu semua ingin ke Perumda Tirta Pakuan, Perumda PPJ. Tidak sesempit itu lah,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua KONI Kota Bogor, M. Benninu Argoebie mengatakan, Kota Bogor punya Peraturan Wali Kota (Perwali) untuk bonus tetapi peraturan yang lebih luas pihaknya belum punya yaitu perda. UU SKN dan Perda di Jawa Barat ada, tetapi banyak diwilayah lain Perda itu normatif, pihaknya ingin membuat Kota Bogor yang memang kota atlet.

“Minimal menjadi the city of martial art karena Kota Bogor memiliki juara-juara dunia diseni beladiri. Diperda ini dijelaskan atlet ini kedepannya bisa hidup, seperti kata pak wali tadi mungkin tidak perlu semua di BUMD, tapi kepada insan olah raga untuk mendapatkan pekerjaan dimasa depannya dijamin. Dimana sektornya saja, termasuk di industri olah raga karena kedepannya industri olah raga menjanjikan. Perda nya sudah masuk inisiatif DPRD komisi IV,” terangnya.

Wakil Sekretaris KONI Kota Bogor, H. Zenal Abidin mengatakan, dirinya mendukung agar Perda untuk kesejahteraan atlet tersebut rampung agar masa depan atlet Kota Bogor terjamin, jangan sampai ada lagi kasus setelah purna menjadi atlet tidak ada ladang usaha serta pekerjaan.

“Jangan sampai di Kota Bogor ada yang seperti itu, karena bisa dilihat kualitas atlet Kota Bogor bisa memenangkan diajang pentas dunia. Mudah-mudahan teman-teman di DPRD Kota Bogor mendukung Perda untuk kesejahteraan atlet,” tutur Zenal yang juga Anggota DPRD Kota Bogor dari Fraksi Gerindra.

Zenal menambahkan, sehingga dengan adanya support pemerintah dan KONI Kota Bogor kepada para atlet Kota Bogor, target Raihan menjadi bisa didapatkan lebih banyak. Karena atlet akan lebih fokus.

“Ya, targetnya Porda 2022 Kota Bogor meraih 90 mendali emas, karena itu saya yakin. Berkaca dari Porda sebelumnya Kota Bogor mentargetkan 45 emas yang dirasa tidak mungkin, tetapi ternyata mampu membawa pulang 57 mendali emas. Karena itu saya optimis,” pungkasnya.

Reporter: Erry Novriansyah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here