Walikota Dan Kapolres Resmikan Kampung Lauk Babakan

0
64

B-CHANNEL,KOTA BOGOR– Walikota Bogor Bima Arya bersama Kapolresta Bogor Kota meresmikan “Kampung Tangguh” yang berada di Kelurahan Bubulak, Kecamatan Bogor Barat, Rabu ( 01//7/20 ). Kampung ini disebut “Kampung Tangguh”, itu karena warga berhasil membangun sumber daya alam ( SDA) melimpah di dalamnya.

Di kampung ini warga memanfaatkan sungai yang dulu kumuh lantaran banyak sampah menumpuk diatasnya. Namun sungai ini justru tidak lagi berbau karena warga telah merubahnya menjadi kolam ikan.

Tak hanya itu, warga dikampung RT 02 , dan 03 RW 11 ini juga berhasil membuat taman hidroponik. Sehingga itulah yang membuat Walikota Bogor Bima Arya dan Kapolresta Bogor Kota turun gunung.

Dalam kesempatan itu walikota mengapreasi warga Kampung Lauk Babakan sebutan lain untuk warga Kampung Tangguh. Menurut Bima, kampung ini dulunya adalah kampung yang kumuh musababnya banyak plastik yang mengular disungai ini. Namun tak disangka justru warga bisa menyulap kolam ini, jadi lebih bermanfaat. Bima pun memuji ide kreatif warga.

“Selain kompak warga juga bisa membuat hidroponik. Namun meski begitu saya mengingatkan agar warga tidak lupa menggunakan masker, saya juga berharap kampung ini bisa menjadi contoh bagi kampung lain,”ujar Bima.

Sementara itu, Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Hendri Fiuser juga mengaku bangga atas keberhasilan warga dalam membangun kampung itu.

“Kampung Tangguh” ini. Saya pun berharap nantinya kampung ini tidak hanya sebatas nama saja. Melainkan juga harus bisa menjadi tangguh keamanan, tangguh kesehatan, juga tangguh pangan, “papar Hendri.

Hendri juga memiliki keinginan yang sama dengan Bima. Dia berharap kampung ini bisa menjadi percontohan untuk daerah lainnya yang ada di Kota Bogor. Kata kapolres jika warga punya keahlian yang bisa lebih membangun lagi, maka Pemkot Bogor bersama dengan polresta juga akan ikut membantu.

“Saya berharap daerah ini bisa menjadi percontohan, “harap kapolres.

Sementara itu Camat Bogor Barat Esti juga mengungkapkan bahwa aliran sungai yang ada di kampung ini dulu sangatlah kumuh. Kata Esti salah satu faktor keberhasilan warga dalam membangun sumber daya alam di Kampung Lauk Babakan itu tidak lepas dari rasa prihatin ditengah musim covid19.

“Ditengah covid ini kami harus bertahan dari segi pangan, keamanan dan juga kesehatan. Selain itu kami juga punya rumah isolasi mandiri untuk orang terinfeksi virus corona. Nantinya orang yang terinfeksi akan ditempatkan dirumah isolasi mandiri untuk sementara waktu, “ujar camat.

Esti pun berjanji akan memotivasi warga untuk membuat hal serupa di kelurahan lainnya. Yaitu membuat kolam, hidroponik dan urban farming ( pertanian perkotaan, red ). Menurut Esti, asal muasal ide pembuatan kolam ini itu datang dari ketua RT, RW dan Lurah Bubulak pada September 2019 lalu. Saat itu kata camat, lurah prihatin dengan kondisi aliran sungai yang tertimbun sampah.

“Nah program awalnya dari pemungutan sampah lalu berubah kearah modern pembuatan kolam disungai. Di aliran sungai ini terdapat ikan patin, lele dan ikan mas, “cetus Esti.

Reporter: Febri DM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here