Selama 24 Jam, Lahan Alas Bandawasa Dijaga Anggota TNI, Penggarap Pertanyakan Maksud dan Tujuan

0
1193

B-CHANNEL, CIGOMBONG– Warga Kampung Palalongon, Desa Pasir Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor mempertanyakan adanya anggota TNI yang berjaga di area lahan garapan Alas Bandawasa, karena patut diduga keberadaannya tidak memiliki izin khusus masuk ke area lahan milik negara tersebut.

Diketahui ada 30 warga sekitar berkegiatan sebagai penggarap tanah Alas Bandawasa.
Satu diantara penggaral, Rizal atau biasa dipanggil Tompel. Kepada media, dia menyebut bahwa para anggota TNI berjaga diseolah melakukan pengawasan terhadap para penggarap, mereka berjaga selama 24 jam.

“Warga intibya merasa tidak nyaman. Selain itu warga juga mempertanyakan maksud dan tujuan berjaga di area lahan hektaran itu apa, karena diduga tidak memiliki izin khusus,

“Para penggarap (warga,red) tentu ingin situasi seperti dulu, bisa leluasa berkebun dan bercocok tanam dengan tenang. Sekarang seperti diawasi. Semua warga di sini, berpenghasilan dari berkebun dan bercocok tanam di lahan garapan itu,” ungkap Rizal, ditemui Jumat (23/10/20).

Kuasa Hukum warga Palalongan dari Sembilan Bintang Anggi Triana kembali menjelaskan, bahwa adanya imbauan atau larangan dari Pemdan atas intruksi Bupati bahwan ‘Siapapun Tidak Boleh Masuk ke Wilayah Alas Bandawasa, dan itu terpampang jelas.

“Jadi larangan Bupati mengintruksikan ke  Muspika seolah tidak menunjukan ketegasan dan pantauan yang lebih lagi, seakan pelanggaran di biarkan, bukankah sudah jelas dengan memasang peringatan bener dan baliho itu sudah dilindungi oleh hukum,” jelas Anggi.

Anggi juga menambahkan, pihak nya menduga ada transaksi terselubung prihal tanah garapan tersebut.

“Dari mulai pengukuran tanah oleh pihak swasta, dan penjagaan oknum TNI, atas dasar apa pihak swasta mengukur tanah tersebut. Jadi kami menduga keras, ada transaksi, entah itu transaksi jual beli atau apapun itu, yang jelas pihak pengarap dalam hal ini masyarakat, merasa terganggu dan ketakutan. Kami akan menginvestigasi siapa yang ada dibelakang ini. Karena pengarap yaitu warga, adalah pemilik sah dari tanah garapan tersebut,”bebernya.

Reporter: Risky

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here