PT. Sejahtera Eka Graha dan Perumda Tirta Pakuan Teken MoU Penyediaan Sumber Air Bersih

0
39

B-CHANNEL, KOTA BOGOR– PT. Sejahtera Eka Graha selaku pengembang kawasan  Bogor Heritage Ecopark melaksanakan Memorondum of Understionding (MoU) Dengan Perumda Tirta Pakuan Kota Bogar.

Penandatanganan yang disaksikan Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim dilakukan kedua belah pihak, antara Direktur Utama (Dirut) Perumda Tirta Pakuan Rino Indira Gusniawan dengan Wahyu Kurniawan selaku Direktur Operasional PT. SEG, pada Selasa (15/02/20) di Sport Club Bogor Raya.

Wahyu Kurniawan selaku Direktur Operasional PT. SEG menyampaikan bersama Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor pihaknya akan melakukan pengelolaan air Danau menjadi air baku air minum.

“Dengan adanya pengembangan kawasan Bogor Heritage Ecopark, PT. SEG berkomitmen untuk mengembalikan fungsi dari Danau Bogor Raya tersebut, sebagai sumber air minum, pengendali banjir dan wisata air, serta rencana akan diserahkan kepada permerintah Kota Bogor,” ungkap Wahyu.

Dalam rangkaian acara yang sama disepakati pula perjanjian kerjasama antara PT. Bimayasa Parwata Gemilang dengan Marriott Intemasional Hotel, seperti diketahui sebelumnya bahwa PT. Bimayasa Parwata Gemilang telah berinvestasi di Bogor Heritage Ecopark dengan membeli sebidang lahan tanah untuk pembangunan Hotel bintang lima bertaraf internasional.

“Hari Ini kami menunjuk Marriott Internasional sebagai pengelola Hotel bintang lima yang akan kami bangun di kawasan Bogor Heritage Ecopark,”kata Ayu selaku Owner PT. Bimayasa Panwata Gemilang.

Ivan Widamana selaku Vice President Hotel Development Asia Pasific Marriott internasional menjelaskan, bahwa Marriott Internasional adalah perusahaan Hotel yang bermarkas di Amerika Serikat yang sudah dikenal sejak lama, dan kini akan hadir di Kawasan Bogor Heritage Ecopark, Design hotelnya didesign oleh arsitek dari singapura dan dibagian atas hotel terdapat Helipad VVIP yang bisa digunakan oleh Tamu penting atau Tamu kenegaraan nantinya, hal ini sejalan dengan Kawasan Bogor Heritage Ecopark yang nantinya akan menjadi Pusat pemerintahan Kota Bogor yang baru.

Kerjasama antara PT. Binayasa Parwata Gemilang dengan Marriott Internasional langsung ditandatangi oleh Ayu dengan lvan Widarmana.

Sementara Wakil Walikota Bogor Dedie A Rachim mengatakan kewajiban pemerintah itu melayani masyarakat salahsatu pelayanan dasar itu adalah air bersih atau air minum.

“Saat ini Kota Bogor melalui PDAM tadinya waktu perhitungan rasio 1 banding 6 tingkat capaian layanan 94,5 % tetapi didalam aturan baru ada perubahan rasio perhitungan layanan air bersih kepada masyarakat jadinya 1 banding 5, dengan demikian ada perubahan ternyata dengan rasio yang baru ini capaian layanan kita baru 76% artinya Perumda Tirta Pakuan ini harus mencari sumber sumber air baru, baik air permukaan, maupun air tanah yang nantinya akan dimanfaatkan untuk bisa melayani sebanyak mungkin atau menambah jumlah persentasi yang masih 70 sekian persen ini menjadi 100% idealnya,” katanya.

Dedie menambahkan salahsatu sumber air baku yang nanti akan di kelola adalah air baku danau Bogor Raya yang berasal dari sungai ciheleut.

“Jadi selama inikan tidak dimanfaatkan dengan maksimal, nah nanti di kelola oleh PT. SEG kemudian di revitalisasi oleh PT. SEG kemudian diserahkan kepada Pemerintah Kota Bogor, maka perumda tirta pakuan akan mengelola sumber air baku ini untuk kepentingan masyarakat, jadi itulah kenapa MoU ini ditandatangi pagi ini tujuannya adalah untuk kita berusaha mencari sumber air baku batu yang bisa nantinya memenuhi sisa layanan yang belum terpenuhi oleh pemerintah,” tambahnya.

Ia menjelaskan ada hitungan tekhnisnya dan ia yakin debit airnya memenuhi, potensinya adalah 400 liter perdetik.

“Jadi artinya dari sisi sumber atau potensinya 400 liter perdetik ini luar biasa, jadi tinggal bagaimana kita memanfaatkan anugerah tuhan ini untuk kita kembalikan kepada masyarakat yang membutuhkan suplay air bersih atau air minum,” pungkasnya. (Er/bc)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here