Perda Santunan Kematian Segera Disahkan Pansus DPRD Kota Bogor

0
10

B-CHANNEL, KOTA BOGOR– Tim Pansus Raperda DPRD Kota Bogor bakal sahkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang santunan kematian bagi warga miskin.

Hal itu berdasarkan hasil rapat antara Pansus yang pimpin Ketua Pansus yakni Anna Mariam Fadhilah, Sri Kusnaeni, Mulyadi, Gilang Gugum Gumelar dan Achmad RIfky Alaydrus. Sedangkan dari perwakilan Pemkot Bogor ada Dinsos, Bagian Hukum dan Ham dan BKAD.

Anna Mariam Fadhilah mengatakan, bahwa dalam rapat hari ini sudah terjadi penandatanganan kesepakatan dalam berita acara antara tim Pansus DPRD dengan Dinsos dan Bagian Hukum. Sehingga tahap awal penyusunan Raperda Santunan Kematian sudah diselesaikan.

“Setelah ini seperti tahapan perda lainnya, akan memasuki evaluasi gubernur. Kami berharap evaluasi gubernur bisa berjalan singkat sehingga raperda bisa segera disahkan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kota Bogor,” kata Anna, Rabu (09/06/21).

Anna juga membeberkan beberapa titik penting dalam Raperda Santunan Kematian ini yang merupakan Raperda inisiatif dari DPRD Kota Bogor yaitu santunan kematian hanya diberikan kepada masyarakat miskin yang terdaftar didalam DTKS maupun non-DTKS dengan ketentuan sesuai kriteria miskin yang sudah ditetapkan oleh Walikota Bogor.

“Kami mengamanatkan warga yang tidak mampu dapat mendapatkan uang duka dan uang pemulasaran jenazah. Dimana uang duka minimal Rp1 juta dan uang pemulasaran Rp1 juta. Sehingga yang bisa didapat oleh warga miskin ini Rp2 juta,” pungkasnya.

Reporter: Erry Novriansyah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here