Pansel Bisa Menentukan, Apakah Mencari Direksi Baru Atau Melanjutkan

0
95

 

B-CHANNEL, KOTA BOGOR– Bagian Perekonomian Setda Kota Bogor kini tengah mempersiapkan seleksi oleh tim seleksi jabatan calon direksi Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor.

Diketahui direksi Tirta Pakuan yang lama Desember mendatang akan habis masa jabatan. Tahapan untuk pendaftaran calon direksi pun sudah dibuka sejak 22 Oktober lalu via online.

“Pendaftaran hingga 3 November, setelah itu dilanjutkan seleksi administrasi dan peserta yang lolos akan mengikuti Uji Kepatutan dan Kelayakan (UKK),”kata Ketua Tim Seleksi calon Direksi dan Dewas Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Dody Achdiyat.

Terpisah, Dewan Pengawas Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Syarifah Sofiah mengatakan, bahwa tim pansel sudah dibentuk dan akan dilaksanakan kegiatan seleksi bagi calon direksi.

Untuk menentukan apakah mencari direksi baru atau mempertahankan melanjutkan direksi saat ini, lanjut Syarifah, berasal dari pertimbangan pansel. Itu tertuang dalam aturan dan akan digunakan dalam menentukan direksi Perumda Tirta Pakuan untuk periode 2020 sampai 2025.

“Jadi, dalam prosesnya nanti, pansel bisa menentukan atau merekomendasikan untuk pemilihan direksi dan diserahkan kepada owner Perumda Tirta Pakuan yaitu Walikota Bogor Bima Arya,”jelasnya.

Untuk perusahaan yang terbaik yaitu Perumda Tirta Pakuan, lanjut Syarifah, maka diperlukan proses melalui pansel sesuai peraturan. Dewan pengawas berkewajiban menjelaskan kinerja direksi saat ini kepada Walikota.

“Untuk kinerja direksi saat ini sudah baik, sejumlah prestasi juga sudah diraih oleh Perumda Tirta Pakuan. Soal kinerja nanti ditentukan oleh owner, tapi kami dari dewas melaporkannya. Cakupan pelayanan sudah berapa persen, cakupan kebocoran berapa persen dan itu akan disampaikan ke Walikota. Selama ini kinerja direksi saat ini bagus,”kata Syarifah.

Terkait laporan pertanggung jawaban, Syarifah mengaku, belum menerima dan baru menerima persoalan kinerja direksi untuk dilaporkan kepada Walikota.

“Laporan pertanggungjawaban sedang dalam proses, yang sudah dilaporkan baru soal kinerja,” tutup Syarifah yang juga Sekda Kota Bogor ini. (er/bc)

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here