Langgar Perda, Aktivis Bogor Barat Soroti Truk Tambang

0
79

B-CHANNEL, BOGOR– Peraturan Bupati nomor 120 tahun 2021 tentang Pembatasan Waktu Operasional Kendaraan Angkut Barang Khusus Tambang pada Ruas Jalan di wilayah Kabupaten Bogor mendapat apresiasi dari banyak pihak untuk mengatasi jangka pendek permasalahan di Kabupaten Bogor Wilayah Barat (Bogor Barat).

Salah satunya Erwin aktivis Bogor Barat yang lahir di Kecamatan Leuwiliang, beliau mengamini truk tambang salah satu penyumbang kemacetan di Bogor Barat mulai dari Kecamatan Leuwiliang (pasar tradisional Leuwiliang) – kecamatan Dramaga.

Kang Erwin sapaan akrab, menyoroti hal tersebut. Ia mengapresiasi Perda nomor 120 tahun 2021 yang dikeluarkan oleh Bupati, pasalnya ini menjadi angin segar bahwa Bupati serius menyelesaikan permasalahan di Bogor Barat salah satunya kemacetan.

Erwin juga etua Karang Taruna juga mengamati dari berlakunya Perda tersebut tanggal 1 Januari 2022 belum berjalan sesuai yang masyarakat inginkan. Pasalnya truk tambang tersebut sampai hari ini pun masih ditemukan beroperasi yang seharusnya beroperasi pada pukul 20.00 sampai 05.00 WIB.

“Saya mendesak Bupati untuk menginstruksikan kembali kepada Kepala Dinas Perhubungan, Kapolres Bogor bahkan Satpol-PP Kabupaten Bogor, untuk tegas dan disiplin dalam menegakkan Perda tersebut. Dan Bupati harus berani memberikan sangsi kepada pengusaha yang melanggar Perda. Agar hadir keadilan di tengah-tengah masyarakat,”tegas Erwin yang saat ini menjabat Wakil Ketua I PD Muhammadiyah Kabupaten Bogor, kepada media online ini, Senin (10/01/22).

Lanjut Erwin menuturkan, beberapa tahun kebelakang truk tambang hilir mudik tanpa aturan melintas selain kemacetan truk tersebut, apabila truk tambang beroperasi di jalan yang bukan jalur tambang khusus.

“Truk beroperasi jadi mengakibatkan jalanan kotor berdebu saat panas dan licin saat hujan karena pasir tersebut jatuh ke badan jalan,”katanya. (ER/BC)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here