Kabinet Covid-19 Dilantik, Bima Arya Minta Pejabat Turun Kelapangan

0
44

 

B-CHANNEL, KOTA BOGOR– Orang nomor satu di Kota Hujan melantik ratusan pejabat di halaman Balaikota Bogor, Kamis (6/8/20). Meskipun pelantikan dilaksanakan secara terbatas namun tetap berjalan khidmat.

Dalam kesempatan itu, Walikota Bogor Bima Arya berpesan, agar pejabat yang baru dilantik turut membantu warga terdampak Covid-19. Para pejabat diminta membantu warga melalui kebijakan inovatif. Selain itu walikota dua periode ini juga meminta, agar anak buahnya turun ke lapangan.

“Jangan pernah diam melihat lonjakan angka penularan Covid -19. Tidak diam melihat saudara-saudara kita banyak yang kehilangan pekerjaan dan menganggur. Tidak diam melihat warga Bogor masih ada yang kelaparan. Tidak diam melihat anak-anak yang kebingungan dengan model pembelajaran jarak jauh. Tidak diam menyaksikan bagaimana keluarga berpikir keras untuk mencari uang agar bisa membeli kuota supaya anak-anak tetap belajar. Tidak diam melihat bagaimana ancaman kurang gizi bagi ibu hamil, ancaman-ancaman yang datang hari demi hari mengiringi pandemi Covid-19 ini,”kata Bima.

Karena pejabat digaji dari uang rakyat sudah seharusnya pejabat pun bisa melayani rakyat. Jangan ada yang diam, jangan ada yang main-main dengan jabatan, jangan ada yang menyalahgunakan kepercayaan atasan dan jabatan. Bima meminta agar para pejabat yang dilantiknya solid. Walikota pun menamai kepengurusannya dengan nama Kabinet Covid-19.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Aparatur (BKPSDM) Kota Bogor Taufik mengatakan, pelantikan pejabat tersebut tertulis dalam Keputusan Wali Kota Bogor Nomor 821.45-561 tahun 2020 tentang Pengangkatan dan Alih Tugas dari dan Dalam Jabatan Administrator di Lingkungan Pemkot Bogor serta Surat Keputusan Wali Kota Bogor Nomor 821.45-562 tahun 2020 tentang Pengangkatan dan Alih Tugas dari dan Dalam Jabatan Pengawas di Lingkungan Pemerintah Daerah Kota Bogor.

“Rotasi, mutasi, promosi yang dilakukan hari ini sudah sesuai peraturan yang ada. Selain memang ada pensiun, perimbangan lainnya seperti yang disampaikan Pak Wali adalah untuk memperkuat wilayah dan bertarung di tengah situasi pandemi ini. Yang dilantik jabatan administrator, pengawas, fungsional dan pengisian kepala puskesmas. Diantaranya juga ada 18 Lurah dan 2 Camat. Total yang dilantik 348 pejabat,” ujar Taufik.

Dalam pelantikan itu 36 jabatan adalah aparatur wilayah, mulai dari kepala seksi, lurah hingga camat. Dua camat yang dilantik adalah Camat Bogor Utara Marse Hendra Saputra yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan serta Camat Tanah Sareal Sahib Khan yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bagian Umum pada Sekretariat DPRD Kota Bogor.

Selebihnya merupakan jabatan struktural dan fungsional di Sekretariat Daerah Kota Bogor, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) hingga Puskesmas.

Reporter: Febri DM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here