Final, Bantuan APBD Kota Bogor Mulai Disalurkan per KK Rp 500 Ribu Setiap Bulan

1
12

B-CHANNEL,KOTA BOGOR– Pemerintah Kota Bogor sudah memfinalkan sebanyak 19.904 KK dari kuota 23.000 KK yang masuk kedalam Jaring Pengaman Sosial (JPS) akan segera mendapatkan bantuan. Secara simbolis, Walikota Bogor Bima Arya, menyerahkan bantuan JPS kepada warga Kota Bogor di wilayah Kecamatan Bogor Utara. Acara penyerahan bantuan dilaksanakan di depan kantor Kecamatan Bogor Utara dan dihadiri, Sekda Ade Syarip Hidayat, Ketua Komisi 4 DPRD Kota Bogor Ence Setiawan beserta anggota Komisi 4, Camat Bogor Utara dan para Lurah, serta pihak kantor Pos Giro.

Bima mengatakan, bantuan sosial ada sejumlah pintu, baik dari pusat maupun provinsi Jawa Barat. Untuk Kota Bogor mengcover JPS sebanyak 19.904 KK yang sudah terdata dan terverifikasi oleh Dinas Sosial Kota Bogor.

Ini bantuan APBD Kota Bogor, setiap KK mendapatkan Rp 500 ribu setiap bulannya,” ungkap Bima.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh aparat wilayah dari Camat, Lurah, RW dan RT harus melakukan pengecekan dan pendataan seluruh warga terdampak. Jangan sampai ada warga yang mendapatkan bantuan ganda dan ada warga yang seharusnya prioritas mendapatkan bantuan malah tidak dapat.

Sekali saya minta semua turun ke lapangan, pastikan semua warga terdata dan tidak ada warga menerima bantuan ganda,” tegasnya.

Semuanya dilakukan untuk mengetahui, penerima bantuan yang DTKS dan non DTKS.

Saya perintahkan Diskominfo berkoordinasi dengan Dinsos, camat, lurah untuk memiliki data real nanti kita akan tayangkan ke publik. Jadi bagi warga yang merasakan ketidak adilan bisa melaporkan kesitu dan kita bisa mengecek disitu, jadi pintunya banyak sekali dan kita akan tandai rumah warga, mana yang sudah di bantu dan belum jadi jangan sampai ada penerima ganda,” jelasnya.

Bima juga mengancam para Camat dan Lurah apabila terbukti dan terindikasi main tidak responsif akan di copot jabatannya.

Tidak responsif aja akan saya copot, apalagi yang main main, apalagi tidak amanah dalam menyalurkan uangnya, itu pasti akan saya seret ke pidana termasuk RW dan RT. Jadi jangan ada yang main main dalam musibah ini,” tegasnya.

Sementara, Camat Bogor Utara, Dudi Fitri Susandi menyebutkan, di Bogor Utara ada sebanyak 2274 KK non DTKS atau misbar sesuai data dari Dinsos. 2274 KK ini yang mendapatkan bantuan dari APBD Kota Bogor, jadi diluar DTKS yang mendapatkan bantuan dari pusat dan provinsi.

Hari ini hanya simbolis kepada 10 orang warga penerima bantuan JPS, sisanya nanti pihak kantor Pos dan Giro yang akan datang secara door to door ke rumah rumah warga. Jadi warga tunggu saja dirumah stay at home, nanti petugas datang kesana,” ucapnya.

Sementara, Ketua Komisi 4 DPRD Ence Setiawan mengkritik Pemkot Bogor agar segera mengakomodir warga warga yang belum terdata, karena masih banyak warga yang belum terdata baik untuk DTKS ataupun non DTKS. Data DTKS itu merupakan data lama yang tidak di update dengan data baru, sehingga banyak yang tidak tepat sasaran penerima bantuannya.

Selain itu, permasalahan NIK warga juga harap segera diselesaikan oleh Pemkot Bogor. Kami menilai masih banyak warga yang belum terdata dan masuk kedalam penerima manfaat, apalagi yang sudah clear hanya 19 ribuan KK, padahal warga terdampak melebihi dari 50 ribu KK, secara data kasarnya. Kita minta Pemkot terus mengevaluasi dan menyiapkan skema bagi warga yang belum terdata atau terakomodir mendapatkan bantuan,” tegasnya. (Er/bc)

1 KOMENTAR

  1. MuarA Rt002/008
    kami selaku wargA dan rakyat indonesia
    Kel. Pasirjaya Kec. Bogor barat
    Belum ada bantuan apapun .. sejak adanya psbb ini
    untuk aparat yg terkait
    Tolong di ditidak lanjuti
    Terimakasih

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here