Direksi RS UMMI Bakal Diperiksa, Polisi Bantah HRS ‘Kabur’

0
78

B-CHANNEL, KOTA BOGOR– Sehari pasca kepulangan Habib Riziq Sihab (HRS) dari Rumah Sakit (RS) Ummi usai menjalani cek up kesehatan. Polresta Bogor Kota bakal segera melakukan pemanggilan terhadap sejumlah direksi RS Ummi pada Senin (30/11/20) besok.

Diketahui, HRS meninggalkan RS UMMI pada Sabtu (28/11/20) malam diperkirakan pukul 20:50 WIB. HRS meninggalkan rumah sakit diduga melalui pintu belakang  gudang obat RS UMMI. Hal itu terungkap setelah di cek oleh Security RS UMMi atas nama Edy Setiawan.

“Rencananya hari senin kita melakukan panggilan untuk mengklarifikasi laporan tersebut kepada pihak-pihak terkait. Baik itu direktur rumah sakit, kemudian dokter yang menangani termasuk perawat yang menangani pada waktu itu,” jelas Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol. Hendri Fiuser saat presconfress media, di Mako Polresta Bogor Kota, Minggu (29/11/20).

Tidak menutup kemungkinan HRS pun akan kita panggil kalau memang dalam hasil pemeriksaan tersebut ada keterlibatan beliau dalam hal menghalang-halangi penyebaran wabah penyakit menular ini.

Sementara menurut Kapolres, kepulangan HRS tidak ada kaitannya dengan pihaknya. HRS berobat disana di Rumah Sakit Ummi.

“Mau kembali mau pulang itu urusan beliau dengan pihak rumah sakit. Jadi kalau dikatakan kabur, itu tidak pas kalau menurut saya. Karena beliau sudah meninggalkan rumah sakit tersebut dengan pertimbangan apa silahkan di konfirmasi ke pihak RS. Kita Polresta Bogor Kota fokus pada penegakan hukumnya, disitu ada pasal di undang-undang no 4 tahun 84 tentang penanggulangan wabah penyakit menular,”tandasnya.

Lanjut Hendri menuturkan, bahwa pada Sabtu dini hari Polresta Bogor Kota mendapat laporan dari Satgas Kota Bogor terkait dugaan adanya upaya menghalangi tim satgas covid oleh Direksi RS. Ummi saat akan menemui HRS.

“Isi laporannya tentang barang siapa yang menghalang-halangi tentang penyebaran wabah penyakit menular Undang-undang no 4 Tahun 84 di pasal 14 di ancam pidana 1 tahun,” ungkapnya.

“Dari proses itu dengan sampai saat ini kita sudah memeriksa beberapa saksi pelapor khususnya dari tim satgas yang dilaporkan oleh bapak agustian syah sebagai kepala bidang penegakan hukum dan penerapan disiplin protokol kesehatan covid 19 dan beberapa saksi yang lain di sertai bukti-bukti yaitu rekaman video maupun dokumen-dokumen lainnya,” terangnya menambahkan.

Perkembangan selanjutnya, masih kata Kapolresta Bogor Kota, pihaknya akan menindaklanjuti laporan tersebut.

Reporter : Erry Novriansyah

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here