Dedie Rachim: Revitalisasi GOR Pajajaran Ditujukan Untuk Pembangunan Infastuktur Besar

0
142

B-CHANNEL, KOTA BOGOR– Wakil Walikota Bogor Dedie A Rachim menanggapi betul masukan sejumlah anggota dewan DPRD Kota Bogor yang menyatakan menolak rencana pemerintah kota (Pemkot) Bogor membangun revitalisasi pembangunan GOR Padjajaran.

Dedie menjelaskan, rencana pembangunan GOR Kota Bogor, karena Kota Bogor tidak memiliki sarana keolahragaan yang representatif. Termasuk juga dengan fasilitasnya.

Dedie mengatakan, pembangunan GOR akan diprioritaskan untuk pembangunan manusia. Dimana, yang dimaksud pemulihan ekonomi pembangunan ditujukan untuk infrastuktur besar yang menyerap tenaga kerja.

“Jadi, prioritasnya, bahan baku lokal dan melibatkan BUMN Karya yang juga terdampak Covid-19. Pencegahan permasalahan kesehatan, meningkatkan prestasi keolahragaan serta hal yang terkait. Termasuk venue, nantinya GOR dapat dikomersialisasikan. Semua sudah diperhitungkan,”jelas Dedie kepada bogorchannel.id, Rabu (25/11/20).

Selain itu, dengan pembangunan infastuktur besar, kedepan kegiatan kompetisi liga 1 berjalan, termasuk kejuaraan tingkat nasional, regional dan international. Bisa digunakan juga untuk kebutuhan latihan bagi tim-tim nasional.

“Karena itu event olahraga nantinya langsung berdampak pada okupansi Hotel serta ikutan ekonomi yang lain,”kata Dedie.

Dedie berharap, perencanaan yang dimana sumber pembiayaan dari Program PEN masih bisa dimanfaatkan untuk pembangunan GOR Padjajaran.

Diberitakan sebelumnya, rencana pembangunan GOR Pajajaran Kota Bogor
yang dananya bersumber dari pinjaman program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) senilai Rp 768 miliar tersebut menuai kontra dari  DPRD Kota Bogor. Menurut mereka, dengan anggaran sebesar itu, seharusnya digunakan untuk yang lebih prioritas dan tepat sasaran. Terlebih di tengah sulitnya ekonomi karena pandemik virus Corona.

Reporter: Erry Novriansyah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here