Bangunan SDN Otista Tak Layak, Komisi IV DPRD Lakukan Pengecekan

0
8

B-CHANNEL, KOTA BOGOR– Komisi IV DPRD Kota Bogor dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor meninjau SDN Otista yang ambruk di bagian atap pada Kamis (16/9/2021) kemarin.

Komisi IV diwakili oleh Achmad Rifki Alaydrus dan Anna Mariam Fadhilah melihat seluruh bagian SDN yang berlokasi jalan Otista, Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur.

Achmad Rifki Alaydrus mengatakan bangunan SDN Otista ini memang tidak layak, meski sudah diperbaiki tetapi tidak bangunan tersebut memenuhi spek.

“Kegiatan hari ini mewakili Komisi IV, dan pimpinan DPRD melakukan pengecekan langsung terkait ambruknya atap sekolah. Ketika melihat kondisi memang tidak layak, karena memang bangunan sebelumnya sudah diperbaiki tetapi tidak memenuhi spek, tapi memang ini speknya sudah lama pada tahun 2004 pembangunan terakhir,” ucap Rifki,” Jumat (17/09/21).

Menurut Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini, menurut informasi anggaran renovasi pembangunan SDN Otista ini sudah dianggarkan di tahun 2022, tetapi kejadian ini karena bencana dan faktor alam.

“Dinas Pendidikan (Disdik) sudah mengajukan dan koordinasi dengan Walikota dan rencana dianggarkan di BTT,” katanya.

Ia menjelaskan, bahwa DPRD sudah mendorong anggaran renovasi gedung sekolah, namun dimasa pandemi Covid-19 ini anggaran tersebut terkena refocusing, sehingga pada tahun ini anggaran tersebut mengalami keterlambatan.

“Fokus kita untuk mendorong penganggaran yang maksimal, kalaupun tahun depan ada pengurangan dimaksimalkan untuk anggaran. Informasinya Disdik menganggarkan Rp.50 miliar untuk sarpras, ada pengurangan terkait kondisi saat pandemi dan juga kemampuan daerah,” jelasnya.

Dengan demikian, kata Rifki dengan adanya kasus seperti ini akan menjadi perhatian lebih bagi Komisi IV agar lebih konsen untuk sarpras.

“Dengan kasus seperti ini menjadi perhatian kami di tahun 2022 lebih konsen untuk sarpras, dua tahun lebih kan tidak diisi dan tidak ada energi positif akan lapuk dengan sendirinya,” ujarnya.

Sementara, Anna Mariam Fadhilah menuturkan kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua, karena dua sekolah ini tahun tidak dihuni, bangunan kosong, sehingga cepat rusak dan menjadi alarm di DPRD maupun di dinas untuk mengecek bangunan sekolah yang lain.

“Karena khawatir terjadi kejadian serupa, kita antisipasi dengan menganggarkan di tahun berikutnya. Insya allah komisi IV siap mengawal anggaran perbaikan untuk saran dan prasarana sekolah SD dan SMP. Mudah-mudahan laporannya bisa cepat masuk, untuk segera renovasi,” kata Anna.

Ia berharap, kejadian ini tidak terulang kembali, karena orang tua ingin kondisi yang aman untuk anaknya saat kegiatan belajar mengajar di sekolah, untuk itu DPRD siap mendukung anggaran renovasi untuk sekolah.

“BTT bencana bisa, tapi ini PR bagi bangunan sekolah lain, karena sudah kurang baik untuk di APBD reguler,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Kepala Disdik Kota Bogor Hanafi mengucapkan terima kasih kepada komisi IV yang sudah respek terhadap kondisi SDN Otista. Menurut Hanafi idealnya pihaknya menginginkan semua sekolah bagus, tapi melihat kemampuan anggaran, ada beberapa kegiatan yang diprioritaskan.

Hanafi menuturkan, tahun 2020 sudah direncanakan renovasi SDN Otista ini, namun karena dihantam pandemi Covid-19 dengan adanya refocusing.

“Tentu yang sudah direncanakan berubah, harapan kita sekolah Otista ideal karena jalan cukup strategis, kita menyesuaikan dengan kondisi dan sudah melaporkan ke pak wali meminta estimasi pembiayaan yang diperlukan. Saya kuga sudah bersurat ke PUPR kira-kira estimasi pembiayaan yang diprioritaskan, misal renovasi, perbaikan dan lain-lain, nanti dihitung kuantitatif keluar angkanya,” tuturnya.

Hanafi menerangkan, pihaknya juga sudah merencanakan di tahun 2022 perbaikan atap SDN Otista ini sejak 2021. Bagian bidang sapras sudah keliling ke semua sekolah dan sudah melaporkan ada 7 sekolah SD yang akan direnovasi. “Jika keliling lagi mungkin saja lebih banyak lagu sekolah yang harus direnovasi,” pungkasnya. (ER/BC)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here