57 Pasutri Warga Kota Bogor Mengikuti Itsbat Nikah Masal Gratis KWB

0
39

B-CHANNEL, KOTA BOGOR– Kerukunan Warga Bogor (KWB) Kota Bogor kembali menggelar itsbat nikah masal secara gratis. Kegiatan dilaksanakan di Kantor Pengadilan Agama (PA) Kota Bogor, Jalan Abdullah Bin Nuh, Kecamatan Tanah Sareal, Jumat (27/11/20), diikuti sebanyak 57 pasangan suami istri (Pasutri) warga Kota Bogor.

“Setelah diverifikasi dan tervalidasi total keseluruhan pasangan suami istri yang mengikuti itsbat nikah ada 57 pasangan, dari target melebihi 100 pasangan. Tapi karena dalam suasana pandemi. Memang tahun ini tidak mencapai target seperti tahun lalu yang tembus 100 pasangan,”ujar Sekretaris KWB Kota Bogor yang juga inisiator itsbat nikah masal, Anita Primasari Mongan.

Proses pernikahan di Pengadilan Agama, dibuat empat ruangan. Pelaksanaan itsbat nikah juga menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan setiap pasangan sudah diatur masing masing ruangan untuk pelaksanaan sidang pernikahan.

“Yang mengikuti itsbat nikah ini bersemangat, karena mereka juga butuh legalitas surat nikah resmi yang nantinya bisa digunakan untuk kegiatan administrasi kependudukan, untuk haji atau umroh dan lainnya,” kata Anita.

Anita yang juga anggota DPRD dari Fraksi Demokrat ini mengatakan, pada pelaksanaan itsbat nikah masal dari KWB ini gratis dan pasangan suami istri tidak diminta biaya apapun.

Setelah sidang itsbat selesai, mereka nanti akan mendapatkan penyerahan buku nikah yang akan dilaksanakan di balaikota oleh Walikota Bogor Bima Arya,” paparnya.

Tambah Anita, warga tidak perlu takut atau malu, ini kesempatan yang bisa dimanfaatkan warga untuk mendapatkan legalitas tentang surat-surat administrasi pernikahannya.

Ketua panitia Dudi Mauludi, menambahkan, pelaksanaan sidang itsbat oleh KWB yang kedua kalinya berjalankan dengan sukses. Ini merupakan kalender tahunan KWB, dengan tujuan KWB ini lebih bermanfaat kepada masyarakat.

“Maksud dari itsbat nikah ini adalah agar pasangan sumai istri yang menikah secara siri mendapat pengakuan dari negara dengan demikian anak dan istrinya diangkat derajatnya dari istbat ini, sehingga dapat pengakuan resmi dari negara dan anaknya bisa mendapat akta kelahiran, KK dan KTP,” pungkasnya.

Reporter: Erry Novriansyah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here