B-CHANNEL, KOTA BOGOR -Banyaknya kasus penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Bogor menjadi perhatian serius dari sejumlah kalangan, salah satunya datang dari Caleg DPRD Kota Bogor Dapil Kecamatan Bogor Timur- Tengah Jenal Mutaqin.
Perhatiannya itu diperlihatkan melalui jemput bola dalam bentuk kegiatan fogging nyamuk gratis ke setiap warga baik tingkat RT maupun RW.
“Karena banyak usulan dari setiap RT dan Rw, kita lakukan jemput bola seperti ini yaitu melaksanakan fogging gratis. Apalagi dari awal sudah jadi program Partai Gerindra dan punya alat sendiri, “ucap Caleg Partai Gerindra ini.
Ditegaskannya, selama ini permintaan warga ke Puskesmas agar melaksanakan fogging asap sangat banyak. Namun, karena keterbatasan alat dan SDM yang ada di Pemerintahan Kota Bogor, proses penanganannya jadi sedikit lama.
“Makanya, kami dari Partai Gerindra dan memiliki program itu, langsung tanggap melaksanakan kegiatan fogging, seperti di perumahan Griya Katulampa ini, pasalnya ada tujuh kasus yang terdampak DBD, “terang Jenal.
Lebih lanjut Jenal mengatakan, masyarakat perlu memahami dan mengetahui jika kegiatan fogging tersebut bukan untuk memusnahkan seluruhnya jentik nyamuk atau dampak kemungkinan terjadinya penyakit DBD.
Namun demikian, setelah difogging masyarakat dapat menjaga wilayah lingkungannya yang dirasa kurang bersih, minimal semingu sekali.
“Perlu diketahui, fogging ini bukan salah satu cara sebagai solusi mencegah DBD, tapi hanya mengusir dan memusnahkan nyamuk-nyamuk yang sudah berkembang biak, kalau jentik-jentiknya kita ga tau kedepannya akan berkembang biak lagi atau tidak, “tegasnya.
Setelah fogging, sambungnya, akan dilanjut pada kegiatan abdi masyarakat bersama-sama membersihkan lingkungan seperti bersih-bersih sampah, rumput, genangan air dan lainnya.
“Targetnya dua hari dan itu akan dilaksanakan di sebelas Rt dalam satu Rw. Mudahan-mudahan dengan mengambil momen di musim pemilu ini, selain untuk sosialisasi saya sebagai caleg, juga masyarakat terempati pada kami, Partai Gerindra, “harap Jenal.
Reporter : Agus Sudrajat




No comment