Jadi Simbol Persatuan dan Prulalisme, Ketua FKUB Kota Bogor Raih Penghargaan Tokoh Toleransi


BOGORCHANNEL.ID– Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) Cabang Kota Bogor memberikan penghargaan terhadap tokoh toleransi. Tokoh toleransi yang juga Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Bogor H. Hasbulloh diberikan HMI dalam sebuah agenda dialog penguatan Toleransi di Kota Bogor yang digelar HMI, kemarin.

Acara yang diawali dengan sesi dialog lintas agama dan bersama dihadiri Wakil Ketua DPRD Kota Bogor Jenal Muttaqin, Wakil ketua DPRD Dadang Iskandar Danubrata, Kemenag Kota Bogor, Kesbangpol Kota Bogor dan jajaran pengurus FKUB Kota Bogor.

Selain hadir sejumlah tokoh lintas agama, MUI Kota Bogor, Keuskupan Bogor, PGIS Kota Bogor, MBI Kota Bogor, PHDI Kota Bogor dan Matakin Kota Bogor serta sejumlah organisasi mahasiswa lintas agama di Kota Bogor.

Zulfikar, selaku Ketua Panitia Pelaksana menyampaikan, bahwa acara dialog toleransi dilandasi oleh dua aspek, yaitu keindonesiaan dan kemanusiaan, peran tokoh agama di Kota Bogor menjadi simbol persatuan dan pluralisme di Kota Bogor.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja bidang pemberdayaan umat (PU) HMI Cabang Kota Bogor. Dalam laporan, Zulfikar yang juga Ketua Bidang Pemberdayaan Umat HMI Cabang Kota Bogor mengatakan, bahwa ada dua alasan yang melandasi mengapa kegiatan ini diangkat, yakni dari aspek ke indonesiaan dan aspek kemanusiaan.

Menurutnya, bahwa Indonesia sangat menjunjung tinggi bhinneka tunggal ika, dan Bogor merepresentasikan kemajemukan dan perbedaan dalam bingkai persatuan. Sehingga dalam perbedaan dan keberagaman itu nilai-nilai kemanusiaan haruslah di kedepankan untuk menghargai dan saling membantu sesama.

Sementara itu, Ketua Umum HMI Cabang Kota Bogor Moeltazam, menyampaikan, toleransi adalah kunci utama dalam menjaga stabilitas sosial dan keharmonisan kehidupan bermasyarakat, khususnya di Kota Bogor yang dikenal sebagai kota dengan tingkat pluralitas tinggi.

Ia menegaskan, bahwa merawat kebhinnekaan adalah tanggung jawab moral seluruh elemen umat beragama. Harmoni akan terwujud apabila perbedaan disikapi dengan sikap saling menghormati, dialog yang terbuka, serta menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menolak segala bentuk intoleransi, provokasi, dan diskriminasi, serta memperkuat nilai persaudaraan demi terwujudnya Bogor sebagai kota yang harmonis, damai, dan berkeadaban.

Ditempat yang sama, akademisi UPN Jakarta, Aurora Jilena Meliala, yang hadir sebagai narasumber, menekankan pentingnya toleransi yang tumbuh dan mengakar di tingkat masyarakat.

Menurutnya, toleransi itu seperti akar pohon di Kebun Raya Bogor. Tidak selalu terlihat, tetapi menjadi fondasi utama kehidupan.

“Tugas kita memastikan kesadaran sosial dan kebijakan publik berjalan beriringan agar akar kebhinnekaan ini tetap kuat menopang masa depan bersama,” jelas Aurora.

Pada kesempatan, penerimaan penghargaan yang ditutup dengan pembacaan deklarasi Bogor Kota Toleransi, Ketua FKUB Kota Bogor H Hasbulloh mengucap terima kasih atas apresiasi HMI Cabang Kota Bogor atas perjuangan tokoh agama dalam menjaga toleransi di Kota Bogor. (Hsb)

Comments are disabled.