Tidak Bisa Ereksi dengan Sang Istri, Pria Setengah Baya Cabuli Anak Dibawah Umur

0
55

B-CHANNEL, KOTA BOGOR– Seorang pria setengah baya bernama Anta Suparta harus berurusan hukum dengan pihak kepolisian Polresta Bogor Kota. Sebab, Anta 46 tahun ini adalah pelaku terduga pencabulan anak dibawah umur.

Kini tersangka digiring Satreskrim Polresta Bogor Kota untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, dengan ancaman kurungan minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara.

Kepada media, Waka Polres Bogor Kota, AKBP M. Arsal Sahban menjelaskan, modus tersangka dalam kasus tersebut, telah mengiming-imingi sejumlah uang 10 ribu kepada korban yang beralamat di Kampung Lebak Sari, Kelurahan Paledang, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

Kejadian, pada saat korban melewati rumah tersangka. Tidak sampai disitu setelah tersangka berhasil membujuk korban, lalu tersangka membawa korban ke sungai dan disanalah tersangka melakukan aksi bejadnya.

“Modus pencabulan tersangka tawarkan uang sejumlah 10 ribu caranya dengan pada saat korban melewati rumah tersangka nah dia bujuk akan diberikan uang kemudian dia bawa kesungai kemudian dia lakukan pencabulan, dengan menggesekan alat kelamimnya, kepada kelamin wanita,” ujarnya, Selasa (22/03/21), di Mako Polresta Bogor Kota.

Waka Polres Bogor Kota, AKBP M. Arsal Sahban kembali menjelaskan tersangka melakukan hal tersebut dengan alasan bahwa selama ini tersangka tidak bisa ereksi dengan istrinya.

“Ia melakukan itu dengan alasan bahwa selama ini dia tidak bisa ereksi dengan istrinya sehingga dia mencoba kepada si anak tersebut. Tentu ini tidak bagus,” ujarnya.

Sambung Arsal, adanya kejadian tersebut sangat memperihatinkan, pasalnya, kepolsiian Polresta Bogor Kota berharap ingin Kota Bogor harus menjadi Kota yang ramah terhadap anak tidak muncul hal hal yang seperti ini.

“Jadi, upaya kita harus terus kita edukasi kepada masyarakat untuk anak itu adalah aset bangsa kita jangan sampai traumatik dengan hal hal yang berbau pornografi,” tukas Arsal.

Reporter: Erry Novriansyah

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here