Pelaku Ranmor Babak Belur Dihajar Massa

0
52

B-CHANNEL, KOTA BOGOR– Pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) babak belur dihakimi massa di indekos olivia khusus perempuan di Jalan Tegalega Raya Blok F, Kelurahan Tegalega, Kecamatan Bogor Tengah pada Senin (10/08/20).

Menurut salah satu saksi mata Rahmat (25) mengatakan, peristiwa main hakim sendiri terhadap pelaku curanmor diperkirakan terjadi pada pukul 14:00. Saat itu, jumlah pelaku curanmor ada sebanyak dua orang. Ditambah situasi kos-kosan yang sepi membuat ke dua pelaku mudah melancarkan aksinya.

“Saat itu ke dua pelaku memakai masker. Karena gelagatnya mencurigakan salah seorang warga pun berteriak kamu maling ya. Disaat itu ke dua pelaku langsung kabur,”ujar Rahmat kepada bogorchannel.id pada Senin (10/08/20).

Saat pengejaran, sempat terjadi perlawanan. Namun karena jumlah warga lebih banyak para pelaku pun berusaha kabur. Pelaku juga sempat menodongkan senjata kepada warga. Dan karena jumlah massa lebih banyak, pelaku yang diamankan polisi itu pun babak belur.

“Dia (pelaku red) babak belur dihajar massa saat jatuh dari motor,”singkatnya.

Sementara itu, Kapolsek Bogor Tengah Kompol Suminto HP mengatakan, pelaku curanmor yang babak belur dipukuli warga bernama Ahmad Affandi warga Lampung. Pada kasus ini terduga pelaku baru sebatas melakukan percobaan pencurian. Pelaku juga belum sempat membawa kabur motor lantaran aksinya keburu dipergoki warga. Namun karena sudah ada niat, itulah dasarnya polisi mengamankan pelaku.

“Pelaku diamankan di perempatan Cimahpar dalam kondisi babak belur. Dari tangan pelaku polisi mengamankan senjata rakitan jenis revolver. Selain itu, kunci kontak motor juga sudah dirusak olehnya. Dalam aksinya pelaku juga membawa mata kunci sebanyak 7 buah,”kata Suminto.

Lebih lanjut kapolsek mengatakan, saat melancarkan aksinya Ahmad bersama dengan temannya. Namun, pelaku yang satunya keburu kabur. Polisi pun masih melakukan pendalaman pada kasus ini.

“Jika terbukti pelaku dijerat pasal 363 juncto 53 KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara,”singkatnya.

Reporter: Febri DM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here