Pelajar Bacok Pelajar, Muhammad Rizky Tewas, Dua Orang Pelaku Utama Akhirnya Ditangkap Polisi

0
118

B-CHANNEL, KOTA BOGOR–  Kelompok Pelajar di Kota Bogor kembali berurusan dengan aparat Polisi. Sebab, kemarin, Rabu (06/10/21) malam mereka kembali berulah, melakukan aksi tawuran, hingga merenggut nyawa pelajar lainnya dengan cara membacok.

Kejadian sekitar pukul 01.00 WIB dini hari, diwilayah Tegal Gundil, Bogor Utara, Kota Bogor, tepatnya tidak jauh dari SMAN 7 Kota Bogor.

Korban atas nama Muhammad Rizki (17) pelajar menjadi sasaran empuk para pelajar lainnya. Ia pun tewas di lokasi kejadian dengan sejumlah luka bacok di sekujur tubuh.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol, Susatyo Purnomo Condro kepada media menerangkan, bahwa dalam waktu 7 jam setelah kejadian pihaknya berhasil melakukan pengungkapan menangkap para pelaku dengan tersangka utama yaitu Riski Agung (18) pelajar warga Tanah Sareal dan juga ML (17).

Susatyo memeriksa 10 saksi dengan barang bukti satu buah cerulit yang digunakan oleh pelaku dan satu buah motor yang digunakan untuk mengejar korban.

“Dari penggeledahan di sekitar lokasi penangkapan ditemukan sebanyak kurang lebih ada 6 senjata tajam (Sajam) ini memang sudah disiapkan tentunya hal ini membuat kita semuanya perihatin bahwa aksi kekerasan itu masih terjadi sehingga kami melakukan tindakan penegakan hukum terhadap para pelaku dan kami menerapkan tersangka pasal 80 undang undang perlindungan anak itu dengan ancaman 15 tahun penjara,” ungkap Susatyo saat melakukan konferensi pers di Taman Corat Coret, Kamis (07/09/21).

Lebih lanjut Susatyo menjelaskan, disekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP) ia juga menyita berbagai CCTV dan juga bukti dari screenshot percakapan terkait dengan janjian atau aksi untuk melakukan kekerasan para tersangka.

Lebih lanjut, Kapolres menghimbau kepada masyarakat agar hentikan semua aksi aksi kekerasan di Kota Bogor baik perorangan atau kelompok manapun terlebih ini adalah korban masih pelajar dan juga pelakunya pun masih pelajar.

“Harapan kami berbagai tradisi tradisi tawuran antar sekolah untuk dihentikan agar Kota Bogor lebih beradab. Selain dari para senior, para alumni sekolah sekolah di Kota Bogor hentikan tradisi tersebut, mari membangun Kota Bogor yang beradab,”pungkasnya. (ER/BC)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here