Ini Wajah Pelaku Begal ‘Payudara’ yang Ditangkap Polisi

0
54

B-CHANNEL, KOTA BOGOR– Seorang pria pelaku begal payudara berhasil di amankan warga dan lalu di serahkan kepada pihak kepolisian.

Pelaku begal payudara ini dilakukan oleh pria yang bernama Piyus Satrio Pradipto (27) asal Jakarta.

Pelaku berhasil ditangkap oleh warga usai melakukan aksinya di Jalan Lodaya, Kelurahan Babakan, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor pada Senin (20/12/21) malam.

Kabag Logistik Polresta Bogor Kota, Kompol Pahyuni didampingi Kanit PPA Polresta Bogor Kota, Iptu Ni Komang Armini mengungkapkan, pihaknya mendapat laporan dari warga bahwa ada nya terkait dengan begal payudara.

Pelaku yang sempat di tahan di Polresta Bogor Kota, sempat di ajak berkeliling menuju Stasiun Bogor, untuk melakukan rilis. Sampai saat di lokasi, Pahyuni menjelaskan bahwa kronologis nya ada dua orang wanita pulang kerja. kemudian pada saat jalan ada satu orang pengendara motor. Karena jalannya sempit dua wanita ini memberikan jalan tetapi ada seorang laki laki yang memegang payudara nya dari salah satu wanita tersebut.

“Kemudian di saat waktu yang sama itu ada saksi saksi lain yang melihat sehingga pelaku tertangkap kemudian tersangka diserahkan kepada kami dan saat ini masih dalam proses penyidikan,” ungkapnya, Selasa (21/12/21) kemarin.

Pihak kepolisian pun mendapatkan barang bukti yakni alat kontrasepsi, satu buah handphone, tissue 3 dan tas pelapor.

Lebih lanjut Pahyuni mengatakan, pelaku ini ada indikasi memesan wanita Open Booking (BO) melalui chat, tetapi salah sasaran sehingga korban pada malam itu teriak dan ada yang mendengar sehingga pelaku tertangkap dan diserahkan ke Polresta Bogor Kota.

Pelaku begal payudara tersebut mengaku bekerja di Jakarta di salah satu rumah sakit, sebagai teknisi.

Dengan adanya peristiwa itu tersangka dikenakan pasal 289 Jo 281, dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.

Sementara di tempat yang sama Kepala Kajari Kota Bogor, Sekti Anggraini menuturkan, kasus tersebut masih dalam proses penyidikan dan kepolisian belum mempunyai data yang detail.

“Kami bertugas di penuntutan. Karena rilis ini bertepatan besok hari ibu, yang pasti kami support dan dukung tindakan kepolisian terutama pelecehan kepada perempuan,” tutur Sekti.

Sekti menerangkan, di Kota Bogor sendiri didominasi perkara narkoba dan perlindungan anak semacam pencabulan. Sebagai perempuan dirinya menyatakan tidak ada ruang sedikit pun untuk pelaku pelecehan seksual. Untuk itu dirinya meminta kepada perempuan jangan takut untuk melapor jika menerima pelecehan seksual.

“Tidak usah malu dan takut, jangan sampai ada korban lain,” ujarnya.

Sebelumnya, kata Sekti, di Kota Bogor beberapa waktu lalu ada kasus pelecehan seksual juga yang dilakukan oleh pengemudi taksi online.

“Rilis ini untuk membuat efek jera para pelaku dan ini bisa memancing korban lain untuk berani melapor. Kita pertahankan Kota Bogor menjadi kota yang aman dan nyaman,” pungkasnya. (ER/BC)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here