DPRD Lakukan Sidak, Pembangunan Masjid Agung dan Alun-alun Dideadline

IMG 20211118 WA0057

B-CHANNEL, KOTA BOGOR– Komisi III DPRD Kota Bogor melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke proyek pembangunan Masjid Agung dan pembangunan Alun-alun Kota Bogor, Kecamatan Bogor Tengah, Kamis (18/11/21).

Hasilnya untuk proyek pembangunan Masjid Agung Komisi III pesimis bakal selesai pada akhir Desember 2021setelah melihat langsung pembangunan, sementara itu proyek Alun-alun Kota Bogor masih on the track dan tinggal pengerjaan finishing.

Ketua Komisi III DPRD Kota Bogor, Zaenul Mutaqin mengatakan, pihaknya melaksanakan kewajiban sebagai anggota dewan dalam fungsi pengawasan, tentu saja wakil rakyat harus turun langsung ke lokasi pembangunan yang sedang berjalan. Salah satu satunya salah Mesjid Agung dan juga Alun-Alun Kota Bogor.

“Banyak informasi kepada kami tentang proses pembangunan mesjid agung dan Alun-alun. Oleh karenanya, hari ini kami memastikan proses pembangunan itu berjalan sesuai dengan jadwal yang telah dibuat dalam time schedule perencanaan yang memang sudah mereka jalankan,” ungkap pria yang akrab disapa ZM usai sidak Alun-alun Kota Bogor dan Masjid Agung.

ZM menerangkan, berhubung akhir Desember ini tinggal menghitung hari, pihaknya juga ingin memastikan sejauh mana pembangunan itu telah berjalan dan telah dilaksanakan serta apakah selesai tepat waktu atau tidak.

“Khusus Masjid Agung sepertinya pesimis akhirnya Desember selesai, tetapi kontraktor dan juga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Bogor menyampaikan kepada kami, mereka akan kerja semaksimal mungkin dan mungkin dengan penambahan Sumber Daya Manusia (SDM),” terangnya.

ZM menjelaskan, sementara itu, untuk alun-alun informasi dari kontraktor juga Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) sudah 74 persen, jadi tinggal 26 persen lagi. Tapi berbeda dengan Masjid Agung, alun-alun ini kontrak nya sampai tanggal 8 Desember 202 atau bukan akhir Desember.

“Nah ini juga kami sampaikan kepada mereka, karena fungsi kami juga memberikan masukan kepada kontraktor yang mengerjakan ini. Kami sampaikan kepada mereka bahwa solusi nya segera diambil baik itu penambahan SDM, baik itu pekerja maupun material yang stand by ketika pekerjaan itu dilaksanakan. Karena ini kejar-kejaran dengan waktu, apalagi sekarang sudah musim hujan,” jelasnya.

ZM menegaskan, meski bekerja, kejar-kejaran dengan waktu, tetapi pengerjaan harus sesuai dengan kontrak dan perencanaan ataupun gambar yang ada. Tidak bisa karena waktu mepet, kerja asal-asalan, model seperti itu nanti berurusan dengan hukum, jadi walaupun waktu mepet, kerja harus sesuai dengan gambar yang ada. Karena ada penambahan waktu 50 hari kerja dan itu ada konsekuensi konsekuensi yang bisa ditanggung oleh kontraktor itu sendiri.

“Ya kami tidak berharap ada penambahan waktu, kami berharap pekerjaan ini selesai tepat waktu dan mudah-mudahan kontraktor pengerjaan alun-alun maupun Mesjid Agung bisa mencari solusi untuk itu,” tegasnya.

Ditempat yang sama, Kabid Pengelolaan Keanekaragaman Hayati pada Disperumkim Kota Bogor, Irfan Zacky mengatakan, progres pembangunan Alun-alun Kota Bogor perhari ini sebesar 74 persen, untuk pembangunan 26 persen lagi itu pemasangan keramik, pemasangan rumput, genting dan finishing.

“Jadi kami yakin untuk Alun-alun Kota Bogor ini terkejar sampai tanggal 7 Desember 2021. Karena ibaratnya tinggal finishing saja. Kalaupun ada kendala hujan, kami juga siap tambah SDM,” terang Irfan.

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Masjid Agung, Sultodi memaparkan, dalam pembangunan rumah umat ini, semaksimal mungkin dilaksanakan sesuai dengan harapan dan target pekerjaan. Masih kata Sultodi, Komisi III mendukung dan memberikan semangat untuk terus melaksanakan pembangunan secara bertahap sampai selesai sesuai target.

“Kami akan lakukan semaksimal mungkin pekerjaan tahap pembangunan atap dan pemasangan kolom spiral sebanyak 20 kolom. Minimal empat kolom dulu kita harus sudah pasang sebagai tumpuan awal. Pekerjaan juga akan dikebut siang dan malam dengan sistem shift,” pungkasnya. (ER/BC)

No comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *