Dewan Minta Dinkes Segera Action Lakukan Pencegahan Corona


0Shares

B-CHANNEL, KOTA BOGOR– Komisi 4 DPRD Kota Bogor melakukan kunjungan inspeksi mendadak (Sidak) ke lokasi Dinas Kesehatan Kota Bogor untuk memastikan kesiapsiagaan penanganan antisipasi terhadap Covid-19 atau Corona di Kota Bogor.

Sidak diterima Kasie Pencegahan Pengendalian Penyakit dr. Djohan Musali. Dipimpin Ketua Komisi 4 Ence Setiawan bersama jajaran anggota.

Dari hasil sidak dewan terhormat, disebut Dinkes Kota Bogor dinyatakan belum memiliki kesiapsiagaan antisipasi pengamanan virus Corona.

Jadi, Dinkes ternyata belum siap menjalankan penanganan sesuai dengan surat edaran dari Walikota Bogor tentang pencegahan corona. Terbukti pihak Dinkes belun melakukan penyemprotan desinfektan di Kota Bogor,”ungkap Ence, kepada media, Senin (16/03/20).

Saat  meminta dimintai desinfektan, dikatakan Ence pihak Dinkes tidak dapat menunjukan, malah dikatakan Dinkes ada pada bidang lain, selain itu tidak bisa menunjukan keberadan tempat alat alat ataupun cairan sanitizer.

Dalam surat edaran Walikota sudah jelas bahwa seluruh sekolah diliburkan selama 14 hari. Tentu ketika sekolah diliburkan itu, maka harus dilakukan penyemprotan di ruang publik ataupun fasilitas pelayanan masyarakat. Tetapi pihak Dinkes belum siap melakukan penyemprotan ataupun melakukan langkah langkah antisipasi terhadap virus Corona,”jelasnya.

Pihaknya meminta agar Dinkes segera melakukan penyemprotan desinfektan serta menyiapkan cairan antiseptik di tempat tempat publik layanan umum.

Ditambahkan Mahpudi Ismail, anggota Komisi 4, seharusnya Dinkes Kota Bogor sudah action di lapangan, apalagi ketika surat edaran Walikota berjalan, maka langkah antisipasi dan kesiapsiagaan harus dilakukan.

Jadi bukan sekedar menyiapkan pengumuman ataupun melakukan imbauan, tapi terjun langsung kelapangan,”katanya.

Anggota lainnya, Saeful Bahri mempertanyakan anggaran untuk pencegahan penyakit menular sebesar Rp1,2 Miliar, baik untuk peruntukan dan penggunaannya.

Karena ketika ada emergency seperti ini, tentunya dana itu bisa dipergunakan. Dinkes mengiyakan ada anggaran itu tetapi belum digunakan, seharusnya dana itu dipergunakan sekarang untuk membeli alat alat ataupun desisfektan,” tandasnya.

Sementara Kasie Pencegahan Pengendalian Penyakit Dineks Kota Bogor dr. Djohan Musali mengaku  Dinkes telah siap dengan infrastruktur yang ada saat inu. Bahkan koordinasi sudah dilakukan dengan seluruh RS di Kota Bogor.

Terkait libur sekolah, pihaknya mengaku memang sampai hari ini belum menerima obat desisfektan.

Rencana dalam minggu ini akan di kirim. Kita juga imbau untuk melakukan pembersihan sendiri dulu sambil menunggu kiriman dari kami,”katanya. (Erry/bc)

0Shares

Kesehatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *