B-CHANNEL, BOGOR– Pernahkah Anda tiba-tiba merasakan kantuk yang sangat berat atau hilang kesadaran? Atau Anda merasa pusing dan berputar. Kesemutan, dan Baal separuh badan, gangguan penglihatan satu atau pada dua mata? Anda perlu waspada, itu adalah serangan awal stroke. Lebih jauh tentang Stroke menjadi bahasan utama dalam seminar kesehatan yang bertema “Cegah Stroke Sejak Dini†yang diadakan Siloam Hospitals Bogor, Sabtu (23/02/19), kemarin.
Di Seluruh dunia ada lebih dari 15 juta penderita stroke setiap tahunnya. Satu diantara enam orang yang stroke meninggal. Dalam presentasinya dr. Dewanta S, SpS dari Siloam Hospitals menjelaskan bahwa “Stroke adalah gangguan fungsi otak yang timbul mendadak, berlangsung selama 24 jam atau lebih, akibat dari gangguan peredaran darah otak, yang menyebabkan orang mengalami gangguan seperti di atas.
“Kondisi ini jika tidak dikendalikan atau diobati dapat memburuk dan berakibat terjadinya Penyempitan atau Pecah Pembuluh Darah Otak. Segera bawa ke RS terdekat dan diutamakan yang mempunyai dokter spesialis saraf (neurology) dan fasilitas unit stroke. Waktu yang tepat akan menyelamatkan otak,†ungkap Dewanta.
“Pertolongan yang akurat dan cepat harus segera di lakukan untuk menghindari kematian atau kecacatan yang menetap. Setiap menit keterlambatan pertolongan agar otak tidak kekurangan darah berarti 1,9 juta sel otak dan serabut otak sepanjang 10km akan mati,†papar Dewanta.
Lebih jauh tentang stroke, Dewanta menjelaskan, “Kecenderungan stroke dikarenakan faktor keturunan/genetik. Pada beberapa kasus, terjadi stroke yang dialami anak-anak atau remaja. Hal ini karena anak tersebut mengalami arteri vena malformasi atau aneurisma berupa kelainan pembuluh darah otak.â€
“Kegemukan (obesitas), stress, merokok, alkohol dan pola hidup tidak sehat adalah pencetus serangan stroke pada seseorang. Semua ini bisa dikendalikan dengan menjalankan pola hidup sehat,†tambah Dewanta.
Agar terhindar dari stroke, Dewanta menganjurkan, “Hentikan kebiasaan merokok, berat badan diturunkan/dipertahankan sesuai berat badan ideal dengan basal metabolik indeks (bmi) < 25kg/m2, garis lingkar pinggang < 80cm wanita, garis lingkar pinggang < 90cm laki-laki, serta mengkonsumsi makan makanan sehat, rendah lemak jenuh dan kolesterol, menambah asupan kalium dan mengurangi natrium, dan banyak makan buah-buahan dan sayur-sayuran.
Olahraga yang cukup dan teratur dengan melakukan aktifitas fisik yang punya nilai aerobic (jalan cepat, bersepeda, berenang, dan lain sebagainya secara teratur minimal 30 menit dan minimal 3 kali perminggu,†tutup Dewanta. (*)




No comment