B-CHANNEL, KOTA BOGOR– Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor melakukan kegiatan edukasi pemilahan sampah organik dan anorganik kepada masyarakat dilingkungan Rumah Susun Warga (Rusunawa) Menteng Asri.
Kegiatan merupakan langkah awal yang dilakukan DLH bekerjasama dengan UPTD Rusun dan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) TPS 3R, Kelurahan Menteng, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.
Kepala Bidang DLH Kota Bogor Dimas Tiko menjelaskan, ada beberapa langkah yang telah dilakukan dalam memilah sampah yang baik dan benar di hunian Rusunawa, yakni dengan mengevaluasi pola persampahan secara bertahap.
“Edukasi ini dimulai dengan sosialiasi dan penerapan, bagaimana memilah sampah sampah yang baik dan benar. Khususnya di hunian Rusun, dimana sampah bersumber dari lebih 300 kepala keluarga (KK) terdata,”jelas Dimas, kepada bogorchannel.id, Rabu (05/02/20).
Dalam penerapan, lanjut Dimas, sampah organik dimasukan dalam tong pilah berwarna hijau, lalu diangkut setiap hari oleh petugas kebersihan atau KSM, dan sampah anorganik untuk tahap awal tetap diseluncurkan ke tempat pembuangan sampah sementara yang diangkut rutin secara berjadwal.
Adapun dalam proses polanya, pada 4 blok hunian sebanyak 16 lantai, DLH menempatkan 100 buah tong pilah sampah organik dan penyiapan tong kuning besar beroda sebanyak 4 buah guna fasilitasi pengangkutan atau pengumpulan sampah organik dari tong pilah oleh petugas (per blok 1 buah).
“Jadi pola pola itu selanjutnya dilakukan normalisasi TPS Rusunawa Menteng Asri dari timbunan sampah, dan dilanjutkan dengan penyemprotan oleh Damkar, kemudian dilakukan perapihan landasan bawah TPS tersebut oleh pihak UPTD Rusun,”jelasnya.
Dengan kegiatan ini dimana merupakan program pemerintah, diharapkan lingkungan sekitar hunian yang sudah baik bisa lebih dioptimalkan.​ Yang mana, optimalisasi produksi atau pengelolaan TPS 3R ketika sampah sudah dapat dipilah dengan baik antara sampah organik dan sampah anorganik, tidak terlalu menghabiskan waktu memilah ketika sampah masuk ke TPS 3R. (Erry/bc)




No comment