B-CHANNEL, KOTA BOGOR– Ratusan pedagang kaki lima (PKL) Lawang Saketeng- Jalan Pedati geruduk gedung DPRD Kota Bogor. Kedatangan mereka menyusul langkah DPRD untuk bersama berjuang agar aspirasi mereka dikabulkan pihak Pemkot terkait rencana relokasi kawasan Jalan Pedati untuk ditunda hingga Hari Raya Idul Fitri (lebaran).
Seperti diketahui, dalam waktu dekat Pemkot Bogor sesuai jadwal bakal mengeksekusi ratusan PKL untuk direlokasi pada 6 Maret 2020 mendatang. Rencana tersebut mendapat penolakan keras dari PKL agar eksekusi ditunda.
Sebelumnya, para PKL mengadukan nasibnya ke pimpinan DPRD Kota Bogor, agar aspirasi mereka dikabulkan, dan meminta anggota dewan sebagai wakil rakyat mendorong untuk penangguhan relokasi.
“Para pedagang datang untuk memberikan dukungan moril dan semangat juang kepada rekan rekan perwakilan pedagang yang akan mengikuti rapat persama antara DPRD Kota Bogor, pedagang dan pihak Pemkot Bogor,“ujar Koordinator Pedagang, Irpan Effendi.
“Jadi hari ini agendanya rapat bersama dari DPRD Kota Bogor dengan Pemkot Bogor dan pedagang,”tambah Irfan.
Rapat untuk membahas rencana relokasi pedagang Lawang Saketeng dan Jalan Pedati ke Pasar Bogor.
“Saat ini masih dilakukan upaya upaya untuk penangguhan waktu relokasi, untuk itu dilakukan rapat bersama hari ini. Kami pedagang tetap meminta agar waktu relokasi ditangguhkan sampai lebaran. Kami tidak menolak relokasi, hanya meminta ditangguhkan waktunya saja,” tegasnya.
Wakil Pimpinan DPRD Kota Bogor Eka Wardhana mengatakan, dalam agenda rapat bersama antara DPRD dan Pemkot untuk mencari win win solution terkait rencana relokasi PKL oleh Pemkot Bogor.
Sementara secara gelombang para PKL mulai berdatangan di halaman gedung DPRD. Dalam aksinya mereka membawa sayur mayur, buah buahan dan ikan asin, sebagai bentuk kekecewaan atas kebijakan Pemkot. (Erry/bc)




No comment