B-CHANNEL, KOTA BOGOR– Terhitung hari ini Pemerintah Kota Bogor berkolaborasi dengan Bukalapak untuk memudahkan pembayaran pajak daerah secara online.
Inovasi terbaru ini lahir dari kerjasama strategis Bukalapak dan Pemerintah Kota Bogor demi mendorong perekonomian dan pembangunan daerah melalui penguatan penerimaan pajak.
Kerjasama ini dituangkan dalam nota kesepahaman dan Perjanjian Kerjasama yang ditandatangani Achmad Zaky selaku Founder dan CEO Bukalapak dan Bima Arya selaku Walikota Bogor.
“Mulai hari ini masyarakat Kota Bogor dapat membayar pajak daerah, termasuk pajak bumi dan bangunan (PBB ) secara online melalui Bukalapak. Fitu Pajak Daerah Online Kota Bogor adalah buah pikir Tim Sosial dan Kemasyarakatan Bukalapak yang mengembangkan inovasi teknologi pintar untuk e-government,”terang Bima saat melaunching Bikabike sekaligus penandatangan MoU Kerjasama Pembayaran Pajak Dengan BukLapak di area seputar Pedestrian Kebun Raya Bogor, Rabu (24/04/19).
Pembayaran pajak daerah secara online melalui Bukalapak diharapkan dapat membantu memaksimalkan pendapatan daerah melalui dana pajak dan mendorong optmalisasi pembangunan Kota Bogor.
Menurut Walikota Bogor Bima Arya, kolaborasi pemerintah dan elemen masyarakat meIaIui teknologi pintar sangat diperlukan untuk percepatan dan pemerataan pembangunan daerah.
â€Cukup banyak potensi penerimaan daerah yang dapat di gali dengan keterlibatan civil society di sektor digital kata Bima selagi mendemonstrasikan pembayaran pajak daerah online di Bukalapak. Tahun 2018 potensi objek PBB di Kota Bogor mencapai 257.485 objek pajak dengan nilai Rp.139,3 miliar Namun, realisasi penerimaan PBB hanya 141,280 objek pajak dengan nilai Rp.98,6 miliar. Artinya, terdapat sakitar Rp 42,7 miliar (30,62 persen) PBB yang belum terbayar Jumlah dana PBB yang tidak masuk ke penerimaan Badan Pendapatan Daerah setiap tahun Juga terus meningkat,”jelas Bima.
Founder dan CEO Bukalapak Achmad Zaky menegaskan bahwa kerjasama strategis ini adalah bagian dan komitmen Bukalapak untuk terus mendorong realisesi e-government di berbagai daerah.
“Kami memiliki Tim Sosial dan Kemasyarakatan yang mendedikasikan waktu, energi dan pikirannya untuk mengembangkan berbagai inovasi teknologi pintar bagi daerah daerah yang menginginkan adanya saluran yang efektif dan efisien untuk mendorong perekonomian dan pembangunan daerah melalui penguatan penerimaan pajak,” jelas Zaki. (er/bc)




No comment