B- CHANNEL-CIGOMBONG-Â Pemerintah Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor dalam waktu dekat akan melakukan kembali pendataan kepada warga khusus penyandang gangguan jiwa (orang gila) untuk dilakukan perekaman electronik Kartu Tanda Penduduk (e-KTP).
Sebelumnya, petugas kecamatan melakukan pendataan dan rekam e-KTP tingkat desa, salah satu desa yang sudah masuk dalam pendataan tekam e-KTP yakni Desa Ciadeg, tepat di Kampung Jami RT 03,RW 14.
Kepala Seksi Pelayanan Kecamatan Cigombong Yedi mengungkapkan, perekaman terhadap orang penderita gangguan jiwa, dilakukan untuk keperluan pembuatan kartu BPJS, karena menurutnya untuk pembuatan kartu tersebut harus terlebih dahulu mempunyai KTP.
Intinya, lanjut Yedi, perekaman KTP bagi penderita gangguan jiwa, untuk kepentingan administrasi yang bersangkutan, agar keperluan seperti berobat berjalan dengan lancar.
“Dan nantinya bisa juga di gunakan untuk hak politik yang bersangkutan ( orang gila), kata Yedi.
“Seperti belum lama ini yang sudah kita data dan lakukan rekam e-KTP, yaitu saudara Euis warga Kampung Jami, Desa Ciadeg. Saudara Euis baru mendapatkan surat keterangan saja jadi KTP nya belum jadi masih dalam proses,” Sambunf Yedi, kepada bogorchannel.id, Jumat (25/01/19).
Adanya penetapan pemberlakuan menjelang Pemilu baik legislatif dan Pilpres yang digelar serentak pada April 2019 mendatang dimana warga negara indonesia (WNI) khusus penderita gangguan jiwa diwajibkan untuk dilakukan pendataan, bahkan diharuskan untuk ikut mencoblos dalam Pemilu di TPS nanti.
Pemberlakukan itu tentu menjadi sorotan masyarakat luas, salah satunya Uum warga Kampung Jami, Desa Ciadeg. Uum merupakan tetangga salah seorang warga penyandang gangguan jiwa (Euis). Uum mengaku kaget saat Euis dijemput petugas untuk dilakukan rekam e-KTP beberapa waktu lalu.
“Bagi orang kampung seperti saya ini bertanya- tanya, buat apa di lakukan perekaman e-KTP terhadap orang gangguan jiwa, seperti Euis. Euis ini sudah lama mengalami gangguan jiwa. Tapi karena ini sudah aturan, yah ngikut saja. Saya hanya aneh saja,”ungkap Uum.
Reporter: Navin Niskal




No comment