BOGORCHANNEL.ID– Ketua Dewan Pimpinan Pusat Pemuda Indonesia Maju Hidayatul Mustafid, M.Si, menilai langkah Presiden Prabowo Subianto melakukan pergantian pimpinan BGN merupakan bagian dari upaya evaluasi dan penyempurnaan tata kelola program strategis nasional.
Menurut Hidayatul Mustafid, pergantian tersebut dilakukan setelah pemerintah melakukan proses monitoring dan evaluasi terhadap kinerja lembaga yang bertanggung jawab dalam pelaksanaan program gizi nasional, khususnya Program Makan Bergizi Gratis.
“Pergantian kepemimpinan di Badan Gizi Nasional merupakan bagian dari evaluasi dan penyempurnaan tata kelola program strategis nasional. Presiden Prabowo Subianto memutuskan melakukan pergantian pimpinan BGN setelah proses monitoring dan evaluasi yang berlangsung selama kurang lebih satu setengah tahun,” ujar Hidayatul Mustafid dalam keterangannya, Kamis (04/06/26).
Dalam keputusan tersebut, Dadan Hindayana diberhentikan dari jabatannya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional. Posisi tersebut kemudian dipercayakan kepada Nanik S. Deyang, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala BGN.
Lebih lanjut Hidayatul mendukung Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad yang memberikan apresiasi atas langkah Pemerintah melakukan evaluasi di tubuh Badan Gizi Nasional (BGN), termasuk pergantian pimpinan lembaga tersebut. Menurut Politisi Partai Gerindra itu keputusan Presiden menunjuk Naniek S. Deyang menggantikan Dadan Hindayana merupakan bagian dari upaya pembenahan tata kelola dan penguatan koordinasi lintas kementerian dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Kalau mendengar penjelasan dari Menteri Sekretaris Negara, ada hal-hal evaluasi yang dilakukan oleh Pemerintah dalam hal ini menyangkut tata kelola dan kemudian kerja sama lintas kementerian yang kemudian dirasa kurang dan beberapa hal yang menjadi catatan-catatan yang menurut pihak Pemerintah memang harus dibenahi,” ujar Dasco dilansir media Nasional di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (04/06/26).
Hidayatul menambahkan, bahwa pergantian kepemimpinan merupakan hal yang wajar dalam sistem pemerintahan, terutama untuk memastikan program-program prioritas nasional berjalan secara efektif dan mampu menjawab berbagai tantangan yang muncul di lapangan.
Ia menilai, langkah pemerintah tersebut menunjukkan komitmen kuat untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
“Pergantian ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk terus meningkatkan efektivitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis serta memperkuat kelembagaan BGN agar mampu menjawab berbagai tantangan di lapangan,” katanya.
Hidayatul menyampaikan apresiasi kepada Dadan Hindayana atas kontribusi dan dedikasinya selama memimpin BGN. Menurutnya, fondasi kelembagaan yang telah dibangun selama ini menjadi modal penting bagi keberlanjutan program gizi nasional.
“Pemerintah juga patut memberikan apresiasi atas dedikasi dan kontribusi pimpinan sebelumnya dalam membangun fondasi lembaga yang menjadi salah satu ujung tombak peningkatan kualitas gizi masyarakat Indonesia,” ujarnya.
DPP Pemuda Indonesia Maju berharap kepemimpinan baru di bawah Nanik S. Deyang mampu mempercepat realisasi target-target program, memperkuat koordinasi antarinstansi, serta meningkatkan akuntabilitas dalam pelaksanaan program yang menyasar jutaan masyarakat Indonesia tersebut.
“Ke depan, kepemimpinan baru diharapkan mampu mempercepat capaian program, meningkatkan akuntabilitas, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta memastikan manfaat program gizi nasional dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat Indonesia,” tutup Hidayatul Mustafid.
Pergantian pimpinan BGN diharapkan menjadi momentum penguatan kelembagaan sekaligus percepatan implementasi berbagai program gizi nasional guna mendukung terwujudnya generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045. (*Ist/red)



