BOGORCHANNEL.ID– Polresta Bogor Kota berhasil ringkus 34 tersangka dalam satu bulan terakhir periode bulan Januari 2024. Dari 34 tersangka tersebut terdapat satu kasus yang menarik yaitu kasus empat remaja yang bereksperimen membuat coklat ganja dengan efek yang sama ketika menghisap ganja.
Kapolresta Bogor Kota, Kombes Polisi Bismo Teguh Prakoso menuturkan, Satnarkoba Polresta Bogor Kota berhasil mengamankan 34 tersangka dari sabu, ganja, obat-obatan terlarang dan tembakau sintetis.
“Kasus sabu ada 10 Laporan Polisi (LP) dengan 15 orang tersangka dua diantaranya perempuan dan dua antara tersangka sabu-sabu adalah residivis. Kasus ganja ada 3 LP dengan 6 orang tersangka,”terang Kapolres, Jumat (02/02/24).
Kasus tembakau 5 laporan dan 5 tersangka, dengan satu orang anak-anak yang berhadapan dengan hukum dan sudah diserahkan kepada jaksa. Kasus obat-obatan terlarang 7 LP dengan 8 orang tersangka,” sambung Kapolresta Bogor.
Bismo melanjutkan, ada dua orang yang merupakan residivis, pertama berinisial A.A.P (25) terlibat tindak pidana narkotika jenis tembakau sintetis pada tahun 2018 diamankan oleh Satnarkoba Polresta Bogor Kota dengan vonis 9 tahun 2 bulan penjara dan menjalani hukuman selama 5 tahun 1 bulan di lapas kelas II A Paledang Bogor dan keluar pada bulan Juni 2023.
“Kedua tersangka inisial S (36) terlibat tindak pidana narkotika jenis sabu-sabu pada tahun 2020 di amankan oleh BNK Bogor dengan vonis 5 tahun 6 bulan dan menjalani hukuman selama 3 tahun 8 bulan di lapas Purwakarta dan keluar pada bulan Agustus 2023. Kemudian peredaran narkotika ini ada dibeberapa TKP di wilayah enam kecamatan. Bogor Utara 2 TKP, Bogor Timur 5 TKP, Bogor Selatan 6 TKP, lalu 2 TKP di Tanah Sareal, Bogor Tengah 5 TKP dan Bogor Barat 5,” paparnya.
Dalam kasus coklat ganja Kasat narkoba Kompol Eka Candra menjelaskan, empat orang pelaku mencoba dan bereksperimen membuat campuran ganja dan coklat dan sudah mereka pasarkan.
“Dari keterangan pelaku, para pelaku sudah menjual dengan sistem online dan sistem tempel, sebagian mereka konsumsi sendiri, untuk harga nya nya berbeda dengan ganja biasa, karna cara pemakaian nya pun berbeda, kalo ganja dengan cara di rokok sedangkan coklat ganja dengan cara dimakan langsung ” bebernya. ***
Risky



