89 Lapas Se-Indonesia Mengelar Ibadah Natal Secara Virtual

IMG 20211208 WA0022

B-CHANNEL, BOGOR– Sekitar 7.000 lebih Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di 89 Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan Negara (Rutan) melaksanakan peribadatan perayaan natal pada tanggal 8 Desember 2021.

Ketua Panitia Natal tahun ini Bapak Christopher Oliver Wiyono menitipkan pesannya dalam kata sambutannya, agar setiap kita saling membantu, saling melayani dan saling menghadirkan keselamatan satu sama lain
Kegiatan Natal secara serentak hampir di seluruh lapas Indonsia tahun ini, bekerja sama Dengan yayasan Pendidikan Warga Binaan Pemasyarakatan Cahaya Pancaran Kasih (YPWBP Cahaya Pancaran Kasih)

Prihal ini Sesuai dengan Surat Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Nomor PAS-3-UM.01.01-157 Tanggal 2 November 2021 Perihal Pemberian Izin Perayaan Natal 2021 di 89 Lapas/Rutan Indonesia yang dalam pelaksanaannya Ibadahnya dibawakan Oleh Pdt. Daniel Alexander dan diagendakan akan dihadiri oleh Lapas Se-Indoensia.

Perayaan natal ini dilakukan secara virtual, dan selaku Direktur pembinaan narapidana dan pelatihan kerja produksi, Thurman Saud marojahan hutapea, Bc IP, SH, M.Hum, yang mewakili Menkumham ikut hadir langsung dari Kupang dengan memberikan kata sambutan

Disampaikan Thurman dalam kesempatan, bahwa Perayaan Natal ini merupakan salah satu pembinaan kepribadian yang diberikan kepada para WBP serta pembekalan ilmu agama maupun ilmu yang bisa menghidupi WBP pasca menjalankan masa tahanan.

“Pembinaan dan penguatan dari sisi kerohanian diharapkan dapat menumbuhkan iman WBP. Pendalaman keagamaan akan memperkaya seseorang bahwa sejatinya kelahiran seorang manusia sudah dibekali dengan visi kehidupan dari Sang Pencipta,” katanya

Perayaan Natal 2021 mengangkat Sekitar 7.000 lebih Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di 89 bahkan hampir 100 Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan Negara (Rutan) melaksanakan peribadatan perayaan Natal 2021.

Perayaan Natal 2021 mengangkat tema “Karna Dialah Yang Akan Menyelamatkan Umat – umatnya dari Dosa Mereka”. Tema tersebut membawa pesan bahwa Tuhan senantiasa menolong umat-Nya dalam keadaan apapun, termasuk menolong para narapidana.

Thurman berpesan agar Perayaan natal ini dapat menjadi titik tolak kebangkitan keimanan yang akan membantu memaknai kehidupan ini. Para WBP diharapkan dapat memberikan sumbangsih kepada negara untuk bersama-sama mewujudkan cita-cita negara. Perayaan Natal dapat menjadi salah satu kesempatan untuk berjumpa secara pribadi dengan Tuhan.

Pendeta Daniel Alexander menambahkan dalam pesan Natal agar kehendak-Nya yang jadi dalam hidup kita dan bukan kehendak kita masing-masing, supaya bumi jadi seperti Sorga

Bahwa Perayaan natal yang diselenggarakan secara virtual ini merupakan karya bersama yang dilakukan oleh para WBP dari berbagai Lapas seindonesia dan Rutan secara bersamaan.

“Pelayanan kasih ini ditujukan untuk memberikan bekal keagamaan bagi narapidana yang masih belajar di kampus kehidupan, yakni di dalam Lapas dan Rutan,” sambung Daniel Alexander, “Napi yang Berjumpa dengan Tuhan Yesus di Kayu Salib”. Tema tersebut membawa pesan bahwa Tuhan senantiasa menolong umat-Nya dalam keadaan apapun, termasuk menolong para narapidana.

“Pelayanan kasih ini ditujukan untuk memberikan bekal keagamaan bagi narapidana yang masih belajar di kampus kehidupan, yakni di dalam Lapas dan Rutan,” sambung Daniel Alexander.

Kegiatan ini dilakukan dengan tetap mematuhi serangkaian protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19.

Reporter: Risky

No comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *