B-CHANNEL, BOGOR– Menjawab permasalahan sosial yang di hadapi pemerintah kabupaten saat ini tidak hanya bisa ditangani oleh pemda ataupun pihak kepolisian. Demikian hal tersebut diungkapkan Ketua Pendidikan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bogor, Saefudin Muhktar di acara Pengukuhan MUI Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, Sabtu (23/10/21).
Saefudin Muhktar menjelaskan, peranan para alim ulama harus bisa berperan penting dalam membantu permasalahan sosial di Kabupaten Bogor dan menjadikan Kabupaten Bogor yang berkeradaban sesuai dengan program prioritas dari Bupati Bogor Ade Yasin.
“Banyak permasalahan sosial yang sedang dihadapi Kabupaten Bogor. Saya berharap para alim ulama harus bisa berperan penting dalam menyelesaikan semua permasalahan sosial yang sedang hadapi bersama,”kata Saefudin.
Gus Udin nama sapaan Saedudin Muhktar ini menambahkan, pemerintah Kabupaten Bogor masih jauh dari jumlah persen vaksin yang sudah ditetapkan oleh pemerintah, oleh karenanya peranan MUI harus membantu memberikan edukasi para alim ulama dengan pentingnya vaksin
“Perhari ini kabupaten Bogor baru 37,8 persen, karena masih ada perbedaan data. Sehingga kita harapkan para alim ulama memberikan edukasi karena memang MUI Kabupaten Bogor memberikan dua kali vaksin minimal sekecamatan, sehingga kami harapkan juga para alim ulama memberikan edukasi terhadap masyarakat kemudian juga para tokoh agama diwilayah masing – masing,”pintanya.
Lanjut dia, Pondok Pesantren di kabupaten ini ada sekitar 1400 Ponpes dengan wilayah yang begitu besar sebagian ponpes hampir 60-70 persen vaksinasi
“Kemarin juga dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional itu ada vaksin di setiap kecamatan. Jadi sama dengan sekolah umum pada umumnya sebelum tatap muka,”tambahnya.
“Tadi juga kami dapatkan bahwa ada pondok pesantren yang agak sulit pendekatan oleh satgas, tetapi oleh MUI dilakukan pendekatan, akhirnya mau. Itu juga salah satu capaian, sehingga memang peran serta dan sinergitas MUI baik di Desa, Kecamatan dan Kabupaten begitu besar dan itu yang menjadi harapan kita,”tutupnya.
Reporter: Risky




No comment