Aksi Mahasiswa Tolak PPKM, “Mati Karena Terpapar Atau Mati Karena Lapar”

IMG 20210805 WA0025

B-CHANNEL, KOTA BOGOR-  Ditengah perpanjangan kebijakan PPKM Darurat ditolak mahasiswa. Sejumlah mahasiswa turun aksi dengan melakukan “Aksi Bungkam”.

Aksi mahasiswa dari gabungan Central Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Bogor (CGMPB) digelar di sejumlah simpang lampu merah dan tugu kujang Kota Bogor, pada Kamis (05/08/21).

Sejumlah poster dibentangkan mereka bertuliskan tentang penolakan PPKM serta kritik terhadap penanganan Covid-19.

Para mahasiswa juga melakukan teatrikal dengan menggelar lapak dagangan sayuran di tengah jalan, menggambarkan kesulitan rakyat jelata.

Isi dari tulisan poster mereka suarakan yaitu, pemerintah jangan hanya razia masker terus, coba razia orang miskin yang tidak bisa makan!!. Pandemi semakin parah, rakyat semakin susah, tanah airku berdarah darah.

Di beberapa simpang lampu merah lainnya, para mahasiswa juga membentangkan spanduk yang bertulis “Hanya ada dua pilihan, mati karena terpapar atau mati karena lapar” dengan tagar “PPKM Level 4 kaya Bon Cabe”.

Ketua (CGMPB) , Ihsan mengatakan, PPKM yang telah diterapkan selama lebih dari satu bulan ini bukan solusi untuk mencegah penyebaran Covid-19. Menurut dia, pemerintah lebih suka melihat jeritan masyarakat yang hilang pekerjaannya akibat PPKM ini.

Ihsan menilai penerapan PPKM oleh pemerintah ini sebagai bentuk “lari dari tanggung jawab pemerintah” untuk menjamin kebutuhan pangan setiap warga seperti diatur dalam UU Ke karantinaan Kesehatan. Karena itu, mereka menyatakan sikap untuk menolak PPKM.

Reporter: Erry Novriansyah

No comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *