B-CHANNEL, BOGOR– Sekitar 4.000 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di 65 Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan Negara (Rutan) melaksanakan peribadatan perayaan Paskah 2021.
Perayaan paskah dilakukan secara virtual dibuka langsung oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas), Reynhard Silitonga diikuti oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di seluruh Indonesia.
Disampaikan Reynhard dalam kesempatan, bahwa Perayaan Paskah ini merupakan salah satu pembinaan kepribadian yang diberikan kepada para WBP.
“Pembinaan dan penguatan dari sisi kerohanian diharapkan dapat menumbuhkan iman WBP. Pendalaman keagamaan akan memperkaya seseorang bahwa sejatinya kelahiran seorang manusia sudah dibekali dengan visi kehidupan dari Sang Pencipta,†katanya, kemarin.
Perayaan Paskah 2021 mengangkat tema “Napi yang Berjumpa dengan Tuhan Yesus di Kayu Salibâ€. Tema tersebut membawa pesan bahwa Tuhan senantiasa menolong umat-Nya dalam keadaan apapun, termasuk menolong para narapidana.
Dirjenpas berpesan agar Perayaan Paskah ini dapat menjadi titik tolak kebangkitan keimanan yang akan membantu memaknai kehidupan ini. Para WBP diharapkan dapat memberikan sumbangsih kepada negara untuk bersama-sama mewujudkan cita-cita negara. Perayaan Paskah dapat menjadi salah satu kesempatan untuk berjumpa secara pribadi dengan Tuhan.
Koordinator Yayasan Perisai Perdamaian Cahaya Pancaran Kasih, Andreas Nurmandala Nasution menambahkan bahwa Perayaan Paskah yang diselenggarakan secara virtual ini merupakan karya bersama yang dilakukan oleh para WBP dari berbagai Lapas dan Rutan secara bersamaan.
“Pelayanan kasih ini ditujukan untuk memberikan bekal keagamaan bagi narapidana yang masih belajar di kampus kehidupan, yakni di dalam Lapas dan Rutan,†sambung Andreas Nurmandala. (ris/bc)




No comment