B-CHANNEL, KOTA BOGOR– Bertempat di Pendopo Hegar Manah, Bogor Nirwana Residance (BNR) Bogor Selatan, jajaran pengurus mengadakan tasyakuran dalam rangka milad ke-92 tahun Perguruan Pencak Silat Padjadjaran Kota Bogor.
Acara digelar sederhana namun penuh khidmat diinisiasi oleh Putra Sungkawa selaku dewan pelatih Pencak Silat Padjadjaran Kota Bogor.
Hadir dalam acara para guru besar, dewan guru dan senior perguruan dari berbagai daerah baik Kota dan Kabupaten Bogor juga diluar Bogor.
Pada kesempatan, Wakil Ketua Pengurus Provinsi Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jawa Barat, H. M. Helmi Sutikno mengapresiasi acara tasyakuran Pencak Silat Padjadjaran ke-92 yang diadakan Putra Sungkawa.
“Jadi beliau mengundang dari beberapa perguruan silat yang ikut hadir turut serta pada tasyakuran hari ini. Tentu luar biasa. Dari mana- mana kita kumpul semua mulai dari Jakarta, Cirebon, Purwakarta, Cianjur, Bogor dan Bandung. Saya titip pencak silat Bogor ini harus besar lagi,” ucap Helmi, kepada media, Senin (28/12/20).
Menurut Helmi, sosok tokoh muda Putra Sungkawa dari Perguruan Pencak Silat Padjadjaran berupaya mengangkat kembali nama besar guru besarnya yaitu bapak Almarhum H. Muhammad Sidiq Sakabrata.
Dewan Pelatih Pencak Silat Padjajaran Putra Sungkawa, mengatakan, acara milad yang digelar berbeda dengan tahun sebelumnya, dimana acara tahun ini hanya dilaksanakan dnegan tasyakuran.
“Biasanya dilaksanakan dengan menggelar berbagai macam kegiatan seperti turnamen, pertandingan laga atau festival pencak silat. Karena tahun ini ada pandemi covid-19, jadi kita bentuk tasyakuran aja kumpul internal pengurus perguruan pencak silat padjadjaran dan beberapa perwakilan perguruan perguruan lain dengan dibatasi jumlah juga serta penerapan protokol kesehatan,”katanya.
Putra mengaku, tasyakuran ini salah satu wujud syukur sebagai penerus ilmu pencak silat dari para guru besar terdahulu. Disisi lain pihaknya juga terus mencoba untuk menggali potensi potensi pesilat baru serta terus melestarikan empat aspek yang ada di pencak silat yaitu seni dan budaya, olahraga, bela diri serta spiritual.
“Alhamdulillah bahwa sampai hari ini kami bisa dan mampu membawa empat kategori atau aspek yang ada dalam pencak silat. Kami terus berusaha melestarikan ilmu ilmu tanpa tertinggal satu materi pun dari pada guru guru terdahulu. Apalagi sekarang telah berkumpul para senior senior yang dari dulu pernah menorehkan sejarah kejayaan silat di Kota Bogor dari mulai atlet nasional, atlet daerah, semua berkumpul dengan kondisi yang sangat sehat,” imbuhnya.
Putra menambahkan, dirinya mengapresiasi respon dan antusias dari perguruan perguruan lain yang sangat luar biasa turut mendukungan kajayaan Perguruan Pencak Silat Padjadjaran. Putra menegaskan, semua dukungan yang diberikan menjadi motivasi untuk terus membangun, mengembangan dan melahirkan pesilat pesilat terbaik di Kota Bogor.
Masih kata Putra, diharapkan perkembangan Perguruan Pencak Silat Padjadjaran saat ini menjadi motivasi untuk perguruan perguruan lain agar mampu melahirkan pesilat pesilat terbaik dan menjadi perhatian.
“Mudah mudahan kedepan bisa terus bertambah banyak bibit generasi penerus yang berkualitas di dunia persilatan khususnya di Kota Bogor sehingga mampu dan dapat membawa berbagai macam prestasi yang mengharumkan nama Kota Bogor,” pungkasnya.
Reporter: Erry Novriansyah




No comment