B-CHANNEL, KOTA BOGOR– Sejumlah pelajar sekolah menengah atas terjaring Satgas Pelajar Kota Bogor di Stasiun Bogor saat hendak bertolak ke DKI Jakarata untuk melakukan aksi demonstrasi, Kamis (08/10/20).
Dibantu jajaran kepolisian, Satgas Pelajar Kota Bogor berhasil menjaring kurang lebih 30 orang pelajar.
“Sejak pukul 08.00 WIB kita sudah standby di stasiun dan sejauh ini sudah 30 orang yang kita jaring,” kata Ketua Satgas Pelajar Kota Bogor, Muhammad Iqbal.
Iqbal menuturkan bahwa anak-anak sekolah yang hendak berangkat ke Jakarta ini, mendapat bantuan dari para mahasiswa. Dari keterangan para pelajar, berencana berangkat bersama-sama menggunakan commuter line.
“Jadi tadi ada mahasiswa yang sudah masuk ke stasiun, tapi keluar lagi nyamperin anak-anak sekolah yang pada ngumpul di depan Taman Topi, terus mereka berangkat bareng,” jelas Iqbal.
Sampai pukul 10.30 WIB siang tadi, mahasiswa dan pelajar yang hendak berangkat ke Jakarta masih berdatangan.
Sedangkan pelajar yang sudah terjaring diamankan di Polresta Bogor Kota untuk didata dan dipulangkan.
Dihari yang sama, aksi penolakan pengesahan RUU Omnibuslaw di Kota Bogor kembali dilakukan para mahasiswa gabungan. Mereka melakukan orasi didepan Istana Bogor. Aksi sempat diwarnai ketegangan dan nyaris ricuh saat para mahasiswa dan aparatur yang berjaga saling dorong usai pembakaran ban di depan Istana Bogor.
Reporter: Erry Novriansyah




No comment