B-CHANNEL, KOTA BOGOR– Alun-alun Empang seluas 2905 meter persegi bakal ditata ulang pemerintah kota (Pemkot) Bogor untuk dijadikan fasilitas publik. Penataan mulai akan dikerjakan di akhir bulan ini, 31 Januari 2020 mendatang.
“Selain ada alun-alun Dewi sartika, Pemerintah Kota tahun ini dengan beberapa pihak akan mulai melakukan penataan alun-alun Empang. Dengan proses dilakukan sertifikat dan peletakan batu pertama oleh walikota Bima Arya,” kata Dedie ditemui wartawan di lokasi alun-alun Empang, didampingi Camat Bogor Selatan Hidayatullah, Jumat (17/01/20).
Dikatakan Dedie, nantinya, di area alun-alun, tidak boleh lagi ada pedagang kaki lima (PKL) di area pinggiran trotoar kawasan tersebut. PKL akan diatur dan masuk kedalam foodcourt.
Lebih lanjut kata Desdie, saat ini berdasarkan detail engineering design (DED), alun-alun Empang akan memiliki berbagai fasilitas didalamnya.
“Ini untuk fasilitas publik, akan ada parkir untuk kendaraan bermotor roda dua atau roda empat kemudian juga ada sarana olahraga, pusat kuliner, senam pun nanti bisa disini,” jelas Dedie.
Camat Bogor Selatan Hidayatulloh menambahkan, kedepan, para PKL, seperti pedagang daging yang ada di lokasi sekitar lapangan alun-alun Empang depan RS UMI akan diakomodir, dengan disediakan lapak didalam alun-alun. Termasuk, Masjid Raya Empang akan dilakukan renovasi, dengan dana bersumber menggunakan CSR.
“Dengan hadirnya alun-alun Empang, kita berharap, nuansa arab akan semakin terasa di wilayah Empang,”kata Camat. (Er/bc)




No comment