B-CHANNEL, KOTA BOGOR-Â Belakangan ini lalu lintas di Jalan Raya Tajur mengalami kemacetan parah, terlebih hari libur. Kemacetan disebabkan salah satunya telah dibuka Mall Boxies 123. Kondisi itu mendapat sorotan berbagai pihak, termasuk DPRD Kota Bogor.
Beberapa waktu lalu, Wakil Komisi I DPRD Jenal Mutaqin menyatakan sepakat bahwa Amdal Lalin Mall Boxies Tajur harus dikaji ulang. Senada pernyataan tersebut disambut gayung Komisi III DPRD Kota Bogor Adityawarman.
Menurut Aditya, soal kemacetan akibat dampak Mall Boxies, bukan hanya Amdal Lalin yang harus dikaji ulang, tetapi harus diperiksa secara menyeluruh soal perizinan yang sudah dikeluarkan Pemkot Bogor untuk mall Boxies itu. Apakah bangunan sekarang dan kegiatan operasionalnya sudah sesuai dengan peraturan.
“Amdal Lalin mall Boxies itu harus dikaji ulang. Kami akan meminta data-data dari dinas untuk keseluruhan perizinan yang sudah diberikan, apakah semuanya sudah sesuai dengan saran teknis dari masing-masing dinas, atau memang ada pelanggaran. Nanti semuanya akan diperiksa mendalam oleh Komisi III,” tegasnya, kemarin.
Lanjut Adityawarman, kenyataan saat ini banyak sekali masalah-masalah yang terjadi, baik persoalan warga yang terkena dampak pembangunan, soal terjadinya kemacetan dan lainnya. Sebelum dilakukan operasional, seharusnya dampak-dampak itu diantisipasi terlebih dulu.
“Semua keluhan warga harus diatasi oleh pihak mall Boxies dan permasalahan yang ada harus diselesaikan. Mereka usaha di Kota Bogor, jadi semua permasalahan harus dibereskan,” ujarnya.
Politisi PKS ini menambahkan, upaya Komisi III sudah dilakukan seperti memanggil dinas terkait, memanggil pihak Boxies juga, tetapi memang kenyataannya tidak mudah untuk menangani persoalan di Boxies ini, ketika dipanggil saja mereka susah untuk datang dan kooperatif.
“Kita terus mengawasi dan dalam waktu dekat akan diagendakan untuk sidak kembali ke mall Boxies,” tandasnya. (Er/bc)
Foto: Ist




No comment