Unpak Bogor Kecam Aksi Kekerasan Oknum Aparat Saat Demo

IMG 20190924 000435

B-CHANNEL, KOTA BOGOR – Keluarga besar Universitas Pakuan (Unpak) Bogor mengecam keras aksi kekerasan yang terjadi dilakukan oknum aparat kepolisian Polresta Bogor Kota terhadap mahasiswanya yang mengalami jatuh korban saat aksi demonstrasi di Terminal Baranangsiang, Jumat (20/09/19) lalu.

Sejumlah mahasiswa terkana pukulan tongkat aparat saat aksi tersebut bentrok dan berujung ricuh.

Dekan Fakultas Hukum Unpak, R. Mihradi mengaku sangat menyesalkan adanya konflik dan kericuhan yang terjadi. Dalam konteks demokrasi kebebasan menyampaikan pendapat diatur oleh Undang Undang

“Jadi ketika melakukan aksi harus memenuhi aturan, sedangkan aturan aturan itu sudah dipenuhi, sehingga mahasiswa melakukan aksinya. Kami menyesalkan dan prihatin adanya jatuh korban dari kedua belah pihak baik mahasiswa ataupun kepolisian. Perlu adanya intropeksi dan evaluasi dari kedua belah pihak,” ucapnya.

Mihradi menjelaskan, yang melakukan aksi itu keluarga besar mahasiswa Unpak dan sudah seharusnya pihak kepolisian mengamankan ketika terjadi aksi atau unjuk rasa.

“Secara kronologis, para mahasiswa sudah menyampaikan surat pemberitahuan aksi dengan jumlah 50 orang dan aksi sudah selesai di Tugu Kujang, namun mahasiswa melakukan longmarch dari Tugu Kujang ke Kampus Unpak, tetapi ditengah jalan tepatnya di simpang Baranangsiang, terjadi bentrokan dengan aparat kepolisian,”tuturnya.

Untuk langkah hukum dengan adanya peristiwa itu, lanjut Mihradi, akan berdiskusi dengan seluruh fakultas.

“Semua pihak harus menahan diri dan mencari kejernihan dengan mengedepankan musyawarah. Walaupun sampai saat ini belum ada konfirmasi atau klarifikasi secara resmi dari pihak kepolisian,”kata Mihradi.

“Kami masih memverifikasi para korban dari mahasiswa. Nanti akan diadakan rapat pimpinan dulu dan melakukan konsolidasi terkait langkah hukum kedepan. Kami himbau jangan sampai ada kekerasan balasan dan hindari provokasi,” tegasnya.

Reporter: Erry Novriansyah

No comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *